Menurut Sarafino (Rokhimah, dalam Meilianawati 2015) dukungan sosial
adalah derajat dukungan yang diberikan kepada individu khususnya sewaktu
dibutuhkan oleh orang – orang yang memiliki hubungan emosional yang dekat
dengan orang tersebut, dukungan sosial dapat merujuk pada kenyamanan,
kepedulian, harga diri atau segala bentuk bantuan yang diterima individu dari orang
lain atau kelompok. Menurut Gonollen dan Bloney (dalam As’ar, 2008), dukungan
sosial adalah derajat dukungan yang diberikan kepada individu khususnya sewaktu
dibutuhkan oleh orang – orang yang memiliki hubungan emosional yang dekat
dengan orang tersebut. Dukungan sosial merupakan transaksi interpersonal yang
mencakup afeksi positif, penegasan, dan bantuan berdasarkan pendapat lain.
Dukungan sosial pada umumnya menggambarkan mengenai peranan atau pengaruh
yang dapat ditimbulkan oleh orang lain yang berarti seperti keluarga, teman, saudara,
dan rekan kerja. Menurut Brownel dan Shumaker (dalam Sulistyawati, 2010; Rima &
Raudatussalamah, 2012) terdapat efek tidak langsung dari dukungan sosial berarti
dukungan sosial memperngaruhi kesejahteraan individu dengan mengurangi tingkat
keparahan stress dari suatu peristiwa. Dukungan sosial melibatkan hubungan sosial
yang berarti, sehingga dapat menimbulkan pengaruh positif bagi si penerimanya.
Menurut Ganster dan Victor (dalam Rustiana, 2006; Rima & Raudatussalamah, 2012)
mencatat bahwa dukungan sosial dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan
psikologis. Sejumlah penelitian juga menemukan bahwa dukungan sosial turut
mempengaruhi kesehatan fisik (Rustiana, dalam Rima & Raudatussalamah, 2012).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar