menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan
hidup manusia (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Didasari pengertian tersebut
dapat kita pahami bahwa teknologi dicipatakan untuk membantu pekerjaan
ataupun aktivitas manusia menjadi lebih mudah. Perkembangan kemajuan
teknologi dewasa ini berlangsung sedemikian pesatnya sehingga para ahli
menyebut gejala ini sebagai suatu revolusi. Perubahan-perubahan ini terjadi,
terutama disebabkan berbagai kemampuan dan potensi teknologi yang
memungkinkan manusia untuk saling berhubungan tanpa batasan waktu, jarak,
kecepatan, dan kapasitas yang dapat diatasi seiring berkembangnya sarana
informasi yang mutakhir. Teknologi dapat juga diartikan sebagai sistem komputer
(hardware, software, dan data) dan jasa yang mendukung pemakai (training, help
lines, dan lain-lain) yang disediakan untuk membantu pemakai dalam tugastugasnya (Goodhue danThompson, 1995). Teknologi dapat pula didefinisikan
sebagai karangka teknis, konsep dan sesuatu yang berwujud yang dikembangkan
untuk memecahkan masalah teknis dan kemampuan untuk memanfaatkan konsep
hal ang berwujud dalam cara yang efektif dan disisi lain teknologi merupakan
pengembangan hardware maupun software dalam pemecahan masalah
operasional yang efektif dalam sebuah organisasi (Errko dan Leinmanen, 1995,
llitan 2002).
Adopsi teknologi sebagai hasil dari penerimaan teknologi oleh pemakai akhir (end
user) didasarkan pada persepsi kemanfaatan serta kemudahan dalam penggunaan
teknologi tersebut menghasilkan perilaku dan perhatian untuk menggunakan
teknologi baru (Bahmanziari, Person, dan Crosby, 2003). Persepsi kemanfaatan
dapat didefinisikan sebagai tingkat dimana individu percaya bahwa menggunakan
sebuah bagian sistem dapat meningkatkan performa kerjanya, sedangkan persepsi
kemudahan merupakan tingkat dimana seorang individu yang menggunakan
sebuah bagian sistem akan lebih meringankan beban fisik maupun mental
penggunanya (Moore dan Benbasat dalam Niagara, 2008).
Keputusan untuk mengadopsi teknologi dapat pula dihubungkan dengan
bagaimana pengembangan inovasi dalam teknologi informasi oleh suatu bank.
Teknologi informasi adalah suatu teknologi yang meliputi segala hal yang
berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan
pengelolaan informasi. Penggunaan informasi di dalam sistem baik bertujuan
lebih kepada menarik nasabah serta mempertahankan nasabah agar terus
menggunakan layanan atau jasa yang diberikan pihak bank. Teknologi informasi
juga memberikan keuntungan lain bagi bank karena dalam proses perbankan
sendiri segala sesuatunya menjadi lebih praktis, termanajemen, efektif dan efisien.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar