Rabu, 01 September 2021
Keputusan Pembelian Online (skripsi dan tesis)
Keputusan Pembelian Konsumen Online merupakan sebuah tindakan yang
dilakukan konsumen untuk membeli suatu produk. Setiap produsen pasti
menjalankan berbagai strategi agar konsumen memutuskan untuk memberli
produknya.
Menurut Kotler (2002), keputusan pembelian online adalah tindakan dari
konsumen untuk mau membeli atau tidak terhadap produk. Dari berbagai faktor
yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan pembelian suatu produk atau
jasa, biasanya konsumen selalu mempertimbangkan kualitas, harga dan produk
sudah yang sudah dikenal oleh masyarakat.
Sebelum konsumen memutuskan untuk membeli, biasanya konsumen
melalui beberapa tahap terlebih dahulu yaitu:
1) Pengenalan masalah
2) Pencarian informasi.
3) Evaluasi alternatif.
4) Keputusan membeli atau tidak,
5) Perilaku pascapembelian. Pengertian lain tentang keputusan pembelian menurut Schiffman dan Kanuk
(2000: 437) adalah “the selection of an option from two or alternative choice”.
Dapat diartikan, keputusan pembelian adalah suatu keputusan seseorang dimana dia
memilih salah satu dari beberapa alternatif pilihan yang ada.
Berdasarkan definisi diatas disimpulkan bahwa keputusan pembelian online
adalah tindakan yang dilakukan konsumen untuk melakukan pembelian sebuah
produk. Oleh karena itu, pengambilan keputusan pembelian online konsumen
merupakan suatu proses pemilihan salah satu dari beberapa alternatif penyelesaian
masalah dengan tindak lanjut yang nyata. Setelah itu konsumen dapat melakukan
evaluasi pilihan dan kemudian dapat menentukan sikap yang akan diambil
selanjutnya.
Peranan konsumen dalam keputusan pembelian online. Menurut Swastha
dan Handoko (2011) berpendapat bahwa lima peran individu dalam sebuah
keputusan membeli, yaitu:
1) Pengambilan inisiatif: individu yang mempunyai inisiatif pembelian barang
tertentu atau yang mempunyai kebutuhan atau keinginan tetapi tidak mempunyai
wewenang untuk melakukan sendiri.
2) Orang yang mempengaruhi: individu yang mempengaruhi keputusan untuk
membeli baik secara sengaja maupun tidak sengaja.
3) Pembuat keputusan: individu yang memutuskan apakah akan membeli atau
tidak, apa yang akan dibeli, bagaimana membelinya, kapan dan dimana
membelinya.
4) Pembeli: individu yang melakukan pembelian yang sebenarnya.
5) Pemakai: individu yang menikmati atau memakai produk atau jasa yang dibeli.
Sebuah perusahaan perlu mengenai peranan tersebut karena semua peranan
mengandung implikasi guna merancang produk, menentukan pesan dan
mengalokasikan biaya anggaran promosi serta membuat program pemasaran yang
sesuai dengan pembeli.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar