Gaji merupakan imbalan atau balas jasa yang diberikan perusahaan
kepada karyawan. Gaji adalah alat pemenuhan kebutuhan sehari-hari,
sehingga dengan pemberian gaji yang baik akan memiliki dampak yang
baik pula pada kinerja karyawan dalam bekerja. Gardner et.al. (2004)
dalam Ertanto dan Suharnomo (2011) menyatakan bahwa tingkatan
besarnya gaji akan mempengaruhi self esteem dan akhirnya akan
mempengaruhi kinerja karyawan. Menurut Gupta dan Shaw (1998) dalam
Ertanto dan Suharnomo (2011) semakin tinggi tingkat gaji maka akan
membuat kinerja semakin meningkat, hal ini juga didukung oleh Lawler
dan Jenkins (1992) serta Gerhart dan Milkovich (1992) dalam Ertanto dan
Suharnomo (2011) yang menyatakan bahwa dalam literatur kompensasi,
ternyata ditemukan bukti yang kuat bahwa insentif individu, tingkat gaji
dan bonus akan membuat kinerja yang semakin baik bagi karyawan.
Rynes dan Gerhart (2000) dalam Ertanto dan Suharnomo (2011)
menyatakan bahwa terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi perilaku
karyawan, seperti karakter karyawan, tingkat kompensasi atau gaji,
kompetensi karyawan, self esteem, kebutuhan atau keterikatan karyawan
terhadap organisasi. Selain itu, Sri Lestari (2006) dalam Septiasa (2011)
menyatakan bahwa gaji memiliki pengaruh yang baik terhadap prestasi
kerja, di mana semakin baik pemberian gaji akan berdampak baik
terhadap prestasi kerja karyawan. Dengan adanya pemberian gaji yang
baik, karyawan akan merasa puas sehingga mereka akan melakukan tugas
tanggungjawabnya dengan bekerja seoptimal mungkin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar