Minggu, 04 Juli 2021
Pengembangan Absorptive Capacity (skripsi dan tesis)
Salah satu komponen adaam absorptive capacity adalah akuisisi. Akuisisi
merupakan pengembangan atau penambahan pengetahuan dari berbagai sumber.
Menurut Ismail Nawawi (2012:71), organisasi dapat memperoleh pengetahuan
dari dalam organisasi yaitu :
1. Menyerap pengetahuan yang berasal dari anggota organisasi
2. Belajar dari pengalaman anggota organisasi maupun pengalaman
organisasi itu sendiri
3. Menerapkan proses perubahan yang terus-menerus
Selain dari dalam organisasi, pengembangan pengetahuan pun dapat
diperoleh dari luar organisasi melalui beberapa metoda, antara lain sebagai
berikut,
1. Patok duga (baenchmarking) dari organisasi lain
2. Menghadiri kegiatan seminar, konferensi, lokakarya, dan lainnya
3. Menyewa konsultan
4. Mengikuti pelatihan dan pendidikan
5. Membaca berbagai materi hasil catakan, misalnya surat kabar, e-mail,
dan berbagai terbitan jurnal
6. Menonton televisi, video, dan film 7. Pengamatan beragai kecenderungan persoalan ekonomi, social dan
teknologi keterampilan tertentu
8. Berkolaborasi dengan organisasi lain, membangun aliansi berbagai
kerja sama
Dalam upaya pengembangan pengetahuan, organisasi perlu
memperhatikan hal yang berhubungan denga kebutuhan pengetahuan dalam
oranisasi. Hal ini dilakukan agar dapat meminmalisir pengetahuan yang tidak
sesuai dengan kebutuhan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar