Minggu, 04 Juli 2021
Pengelolaan Knowledge sharing (skripsi dan tesis)
Yuliazmi (2005:15) menyebutkan bahwa ada kecenderungan yang muncul
dalam perusahaan adalah bagaimana kegiatan knowledge sharing yang terjadi
bersifat local dan terpisah. Sehingga dibutuhkan pengelolaan untuk mengalirkan
pengetahuan tersebut ke seluruh komponen dalam organisasi untuk memperbaiki kegiatan saling berbagi pengetahuan. Pengelolaan tersebut tersebar menjadi
delapan bagian, yaitu :
1. Knowledge map
Memetakan dimana knowledge berada dalam perusahaan, rincian
mengenai siapa mengetahui apa dan berada dimana
2. Talk space
Menyediakan tempat yang bertujuan untuk memberikan kesempatan
bagi pegawai untuk berbicara denga yang lain dalam suasana informal.
3. Smart office layout
Merancang ruang keja yang dapat memberikan kontribusi bagi
lingkungayan efektif untuk kegiatan pembelajaran.
4. Dedicated knowledge-sharing event
Mengadakan kegiatan “knowledge fair” atau forum untuk saling
berbagi pengetahuan. Memberikan kesempatan bagi pegawai yang
tidak pernah bertemu dalam kegiatan kerja sehari-hari untuk saling
bertukar pengalaman. Dalam hal ini struktur yang tidak terlalu keta
paling baik dalam knowledge sharing, sehingga peserta dapat
menentukan cara masing-masing dalam memenuhi kebutuhannya.
5. Commom language
Factor utama keberhasilan kegiatan knowedge sharing adalah memiliki
“bahasa umum” dalam berkomunikasi dengan seluruh pegawai dalam
suatu perusahaan. Kegiatan ini dimulai dengan membentuk daftar kata pembendaharaannya, kemudian diterjemahkan dalam bahasa yang
dimengerti bersama.
6. Knowledge leader
Menentukan pihak yang dapat menggunakan sumber daya, menguasai
logika dari knowledge sharing, memonitor partisispasi pegawai dan
menjadi contoh dari sikap saling berbagi
7. A change in culture
Menciptakan budaya dimana pegawai sangat ingin membagi
knowledge yang mereka miliki. Hal ini merupakan tantangan
mengingat sifat dasar dari saling berbagi adalaha suka rela. Cara
termudah adalah dengan menghlangkan penghalang dari kegiatan
penyebaran knowledge
8. Room for tension
Hal ini disebut juga dengan fusion, creative abrasion atau creative
tension. Menyatukan pegawai dari bagian yang bebeda untuk bersamasama menyelesaikan suatu permasalahan. Hal ini dibutuhkan karena
pembelajaran dan solusi inovatif kerap terjadi saat seseorang
dikondisikan untuk meluaskan pemikiran mereka dalam cara yang
baru.
Dari pemaparan diatas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam upaya
memperbaiki kegiatan saling berbagi pengetahuan melalui pengelolaan yang
dilakukan dengan langkah-langkah diatas dapat menjadi saran bagi karyawan untuk saling berbagi pengetahuan sehingga tercipta pengetahuan baru bagi
organisasi dan karyawan tersebut.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar