Selasa, 06 Juli 2021

Pemasok (Supllier) (skripsi dan tesis)

Pemasok atau supplier merupakan salah satu bagian dari rantai pasokan yang sangat penting dan mempunyai pengaruh terhadap   kelangsungan hidup suatu perusahaan. Pemasok atau supplier menjadi pihak yang memasok bahan mentah bagi perusahaan. Apabila pemasok kurang bertanggung jawab dalam merespon terhadap pemenuhan permintaan bahan mentah maka akan menimbulkan masalah-masalah yang cukup serius. Untuk itu perusahaan yang memiliki banyak pemasok harus lebih selektif dalam memilih pemasoknya (Suciadi, 2013). Pemasok merupakan aktivitas penting pada bagian pengadaan bahan baku untuk mencapai keunggulan bersaing dengan perusahaan lain. Pemilihan pemasok yang tepat pada sebuah perusahaan dapat menjamin ketersediaan bahan baku untuk menjaga lintasan produksi (Puspitasari & Yancadianti, 2016). Pemilihan pemasok haruslah dengan hati-hati karena mereka dapat menjadikan dampak yang sangat positif bagi perusahaan dan sebaliknya bisa berdampak negatif dan mendatangkan kerugian bagi perusahaan. Maka dari itu perusahaan harus mempunyai kerja sama yang baik dengan pemasok. Kriteria yang digunakan untuk memilih pemasok adalah seperti kualitas, ketepatan waktu pengiriman barang atau bahan baku, fleksibilitas, dan harga yang ditawarkan oleh pemasok tidak terlalu tinggi sesuai dengan jangkauan perusahaan. Menurut Paramita Silvia, dkk (2011) menjelaskan bahwa pemilihan Supplier merupakan salah satu bagian supply chain yang sangat penting dan berpengaruh terhadap kelangsungan hidup suatu perusahaan karena kalau pemilihan salah maka supplier yang tidak tepat dapat mengganggu kegiatan operasional perusahaan, sedangkan pemilihan supplier yang tepat secara 16 signifikan dapat mengurangi biaya pembelian, meningkatkan daya saing pasar dan meningkatkan kepuasan pengguna akhir produk. Menurut Liman Santoso (2013) mengatakan bahwa salah satu faktor yang mendorong kelancaran sebuah proses produksi adalah keberadaan supplier, karena fungsi supplier adalah sebagai pemasok bahan baku. Pemilihan supplier yang yang tidak tepat dapat menyebabkan kerugian yang tidak sedikit bagi sebuah perusahaan, seperti apabila sebuah supplier kurang responsif dalam memenuhi permintaan maka akibatnya adalah kehabisan maupun kelebihan bahan baku persediaan. Selain itu, apabila lead time dari supplier panjang maka akan menggangu proses produksi yang berakibat keterlambatan dalam proses produksi dan juga pengiriman barang kepada konsumen. Oleh karena itu, pemilihan supplier yang tepat dapat meminimalisir resiko yang terjadi. Pemilihan pemasok merupakan titik masuk dari proses supply chain yang dimulai dari pembelian material hingga mengantarkan produk ke pelanggan (Shemshadi Ali, dkk, 2011).

Tidak ada komentar: