Selasa, 06 Juli 2021

Keterbukaan Ekonomi (skripsi dan tesis)

Keterbukaan ekonomi dalam perdagangan dapat dilihat dari dua komponen perdagangan internasional, yaitu ekspor dan impor. Ekspor diartikan sebagai pengiriman dan penjualan barang-barang yang diproduksi di dalam negeri dan di luar negeri. Pengiriman ini akan menimbulkan aliran pendapatan yang masuk ke sektor perusahaan. Dari sisi ekspor, calon investor asing dapat menargetkan negaranegara yang berorientasi eskpor. Orientasi ekspor memungkinkan perusahaan memperoleh informasi tentang pasar luar negeri, pengetahuan dan ketrampilan tentang cara mengatur operasi luar negeri dan memasarkan produk mereka secara internasional. Ini juga merupakan sinyal bahwa adanya dukungan yang kuat untuk investasi, dimana ekspor yang tinggi dapat mendorong investasi di negara tersebut. Tingginya impor oleh suatu negara menunjukkan bahwa ada permintaan yang tidak dapat dipenuhi oleh pasokan domestik. Pada prinsipnya, impor produk suatu negara terjadi karena dua faktor. Pertama, produksi dalam negeri terbatas, sedangkan permintaan domestik tinggi (kelebihan permintaan di pasar domestik). Keterbatasan produksi dalam negeri tersebut bisa karena dua hal, yakni : a. Kapasitas produksi memang terbatas (titik optimum dalam skala ekonomis sudah tercapai). b. Pemakaian kapasitas terpasang masih dibawah 100% karena berbagai penyebab, bisa karena keterbatasan dana atau kurangnya tenaga kerja. Kedua, impor lebih murah dibandingkan dengan harga dari produk domestik, yang dikarenakan berbagai faktor, seperti ekonomi biaya tinggi atau tingkat efisiensi yang rendah dalam produksi dalam negeri, atau kualitas produk impor lebih baik dengan harga yang relatif sama. Keadaan ini dapat digunakan para investor asing untuk memerangi persaingan impor melalui peningkatan keterlibatan mereka di pasar lokal. Adanya modal yang ditanamkan sebagai investasi menunjukkan bahwa investor asing tidak bermasalah dengan pendanaan kegiatan operasi perusahaan. Semakin tinggi keterbukaan ekonomi dalam perdagangan mendorong potensi investasi asing untuk melakukan investasi. 

Tidak ada komentar: