Minggu, 04 Juli 2021

Definisi Knowledge Sharing (skripsi dan tesis)

 
Drucker (1998) dalam Tobing (2007:16) mendefinisikan knowledge sebagai informasi yang mengubah sesuatu atau seseorang, hal itu terjadi ketika informasi tersebut menjadi dasar untuk bertindak, atau ketika informasi tersebut memberi kemampuan seseorang atau institusi untuk mengambil tindakan yang berbeda dan lebih efektif dari tindakan 20 sebelumnya. Chao-Sen Wu et al. (2012) menyatakan bahwa berbagi pengetahuan dapat digambarkan sebagai proses belajar, bertukar dan memberikan pengetahuan untuk meningkatkan keunggulan bersaing individu. Menurut Subagyo (2007:3) knowledge sharing (berbagi pengetahuan) merupakan salah satu metode atau salah satu langkah dalam manajemen pengetahuan yang digunakan untuk memberikan kesempatan kepada anggota suatu kelompok, organisasi, instansi, atau perusahaan untuk berbagi ilmu pengetahuan, teknik, pengalaman dan ide yang mereka miliki kepada anggota lainnya. Berbagi pengetahuan hanya dapat dilakukan bilamana setiap anggota memiliki kesempatan yang luas dalam menyampaikan pendapat, ide, kritikan, dan komentarnya kepada anggota lainnya. Berbagi pengetahuan dapat tumbuh dan berkembang apabila menemukan kondisi yang sesuai. Sedangkan kondisi tersebut ditentukan oleh tiga faktor kunci yaitu orang, organisasi, dan teknologi (Brink, 2001 dalam Subagyo, 2007). 
Berbagi pengetahuan dianggap sebagai hubungan atau interaksi sosial antar orang per-orang, sedangkan permasalahan organisasi memiliki dampak yang besar pada berbagi pengetahuan, dan teknologi (informasi dan komunikasi) merupakan fasilitatornya (Brink, 2001 dalam Subagyo, 2007). Berbagi pengetahuan melibatkan perpindahan pengetahuan dari satu spesifik ke dalam konteks lain. Widayana (2005:14) menyatakan terdapat dua tipe knowledge, yaitu:   1) Tacit knowledge, adalah knowledge yang sebagian besar berada dalam organisasi. Tacit knowledge adalah sesuatu yang kita ketahui dan alami, namun sulit untuk diungkapkan secara jelas dan lengkap. Pengetahuan ini sulit untuk dipindahkan kepada orang lain, karena knowledge tersebut tersimpan pada masing – masing pikiran (otak) para individu dalam organisasi sesuai kompetensinya. 2) Explicit knowledge, adalah pengetahuan dan pengalaman tentang “bagaimana untuk”, yang diuraikan secara lugas dan sistematis. Contoh konkretnya adalah buku petunjuk pengoperasian sebuah mesin. Secara sederhana knowledge sharing menurut Matzler et al. (2008) adalah proses dimana individu saling mempertukarkan pengetahuan mereka baik tacit knowledge maupun explicit knowledge.
 Dari beberapa pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa knowledge sharing merupakan suatu metode yang digunakan untuk memberikan kesempatan kepada anggota suatu kelompok, organisasi, instansi, atau perusahaan untuk berbagi ilmu pengetahuan, teknik, pengalaman dan ide yang mereka miliki kepada anggota lainnya.

Tidak ada komentar: