Mengacu pada sebuah perusahaan manufaktur, menurut Pujawan (2010)
kegiatan-kegiatan utama yang masuk dalam klasifikasi SCM adalah :
- Kegiatan merancang produk baru (product development)
- Kegiatan mendapatkan bahan baku (Procurement, Purchasing, atau
Supply)
- Kegiatan merencanakan produksi dan persediaan (Planning & Control)
- Kegiatan melakukan produksi (Production)
- Kegiatan melakukan pengiriman atau distribusi (Distribution)
- Kegiatan pengelolahan pengembalian produk atau barang (Return)
Pembagian tersebut sering dinamakan function division karena mereka
dikelompokkan sesuai dengan fungsinya. Umumnya sebuah perusahaan
manufaktur akan memiliki bagian pengembangan produk, bagian pembelian
atau bagian pengadaan (dalam bahasa inggrisnya bisa disebut purchasing,
procurement atau supply function), bagian produksi, bagian perencanaan
produksi (sering dinamakan bagian Production Planning and Inventory
Control, PPIC), dan bagian pengiriman atau distribusi barang jadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar