Senin, 28 Juni 2021
Strategi Pengembangan Model Pembelajaran Transformatif (skripsi dan tesis)
Hal paling mendasar untuk dijadikan titik tolak dalam desain dan pengembangan
model pembelajaran transformatif adalah mengidentifikasi proses-proses kunci dan
determinannya. Berkenaan dengan hal tersebut, Mezirow (1995) sendiri menekankan bahwa
proses yang paling signifikan dalam pembelajaran transformatif terjadi pada domain
komunikatif, yakni bermula dari identifikasi masalah, nilai-nilai, atau perspektif awal,
pengujian asumsi, dialog dengan diskursus kritis, hingga pada pengambilan kesimpulan
berdasarkan hasil diskursus. Pun demikian, masih menurut Mezirow (1997) terdapat empat
rangkaian proses yang disyaratkan agar transformasi terwujud, yaitu (1) mengelaborasi atau
memperbaiki skema makna/nilai, (2) mempelajari skema makna baru, (3) merubah skema
makna, dan (4) merubah perspektif makna.
Pada tataran selanjutnya, McGonigal (2005) mengemukakan lima langkah
implementatif agar transformasi peserta didik dapat terwujud, yaitu:
1. Activating event, yaitu peristiwa atau kejadian yang membuat peserta didik menyadari
keterbatasan pengetahuan/pemahaman yang dimilikinya;
2. Ketersediaan ruang atau kesempatan untuk mengidentifikasi dan mengartikulasikan
asumsi-asumsi yang mendasari pengetahuan awalnya tersebut;
3. Refleksi kritis;
4. Diskursus kritis, dengan dialog dan diskusi;
5. Kesempatan untuk menguji dan mengaplikasikan perspektif baru
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar