Kamis, 03 Juni 2021
Relgiusitas (skripsi dan tesis)
a. Pengertian religiusitas
Religiusitas merupakan sebuah keyakinan terhadap Tuhan yang
Maha Esa berupa ajaran kebaikan dan kewajiban kewajiban yang
berkaitan dengan keyakinan itu sendiri Poerwodarmito (1994) dalam
Anwar et al(2019). Religusitas merupakan sebuah pendalaman yang
ditunjukan dengan melaksanakan perintah ibadah dalam kehidupan
sehari hari.
Religiusitas adalah tingkatan sejauh mana pengetahuan,
kekuatan mengenai keyakinan, tingkat konsistensi pelaksanaan ibadah,
dan tingkatan dalam hal pendalaman mengenai agama yang dianutnya
Nashori dan Mucchram (2002) dalam Azizah (2017) Pengertian lain
mengenai religiusitas dalam perspektif islam diartikan sebagai aktivitas
dalam bidang ekonomi, social, politik, atau kegiatan lain yang
ditujukan dalam rangka beribadah kepada Allah (Ancok &Suroso,
2001). Berdasarkan pengertian pengertian diatas mengenai religiusitas
dapat disimpulkan religiusitas merupakan sebuah aktivitas yang
menunjukan sejauh mana individu memahami dan mengamalkan
dalam perbuatan mengenai ajaran yang ada dalam kepercayaannya.
Religiusitas telah dipelajari didalam berbagai bidang salah satunya
yaitu bidang kewirausahaan. Kewirausahaan merupakan salah satu visi
mulia dalam ekonomi islam, sehingga sangat dimungkinkan intensi
kewirausahaan dapat dipengaruhi oleh religiusitas.
b. Faktor faktor yang mempengaruhi religiusitas
Faktor lain yang dapat mempengaruhi religiusitas menurut
pendapat Thoules dalam (Herweni, 2019) diantaranya yaitu :
1) Pengaruh pendidikan atau pengajaran serta factor social yang
melingkupi perkembangan sikap keagamaan
2) Pengalaman yang dilewati oleh individu seperti keindahan,
keselarasan, dan kebaikan dunia, serta pengalaman emosional
3) Faktor yang timbul dari berbagai kebutuhan
4) Proses pemikiran individu
c. Dimensi Religiusitas
Dimensi mengenai religiusitas menurut Glock dan Strack
(1966) dalam Azizah (2020) terdapat beberapa dimensi religiusitas
diantaranya yaitu :
1) Dimensi keyakinan, yaitu tingkatan mengenai sejauh mana individu
memegang teguh dan mengakui segala kebenaran kebenaran yang
ada dalam pandangan agama. Dimensi ini mempertahankan sebuah
21
kepercayaan mengenai bagaimana penganut taat terhadap
kepercayaan yang dianut.
2) Dimensi praktik religiusitas, yaitu tingkatan sejauh mana individu
dalam melakukan ritual agamnya untuk menunjukan komitmen
terhadap religusitas yang dianutnya yang diaplikasikan melalui ritual
dan ketaatan
3) Dimensi penghayatan, menitikberatkan fakta bahwa semua
religiusitas mengandung pengharapan pengharapan tertentu. Dimensi
ini memberikan pandangan mengenai kepercayaan bahwa Allah akan
mengabulkan doa doa dan memberi rezeki kepada umatnya.
4) Dimensi pengetahuan, dimensi ini mmemberikan pandangan
mengenai sejumlah pengetahuan dasa dasar, keyakinan, ritual, dan
kitab yang dianutnya.
5) Dimensi pengalaman, yaitu tingkatan sejauh mana individu dalam
melakukan aktivitas yang dapat mempengaruhi perilaku dalam
menjalani kehidupan sosial.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar