Kamis, 03 Juni 2021
Lingkungan Keluarga (skripsi dan tesis)
a. Pengertian lingkungan keluarga
Keluarga merupakan sebuah kelompok terkecil dari masyarakat
yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul
didalamnya dan tinggal disuatu tempat dibawah suatu atap dengan
keadaan saling ketergantungan Wiani et al, (2018). Keluarga
merupakan tempat aktivitas utama dalam kehidupan seorang individu
berlangsung, oleh karena itu keluarga menjadi lembaga pertama dan utama dalam pembangunan sumber daya manusia Soerjono (2004)
dalam Lestari, et al.(2016).
Keluarga sebagai unit sosial terkecil dalam sebuah masyarakat
merupakan lingkungan budaya yang pertama kali dan paling utama
dalam hal pembentukan norma serta mengembangkan berbagai
kebiasaan, perilaku, dan sikap yang dianggap penting untuk kehidupan
pribadi, keluarga, dan lingkungan masyarakat Suratno, et al. (2019).
Lingkungan keluarga dianggap sebagai sumber utama dalam hal
pembentukan karakter anak termasuk membentuk motivasi dalam
perkembangan berikutnya (Sunanik, 2020). Lingkungan keluarga
merupakan jumlah keseluruhan benda hidup dan mati serta seluruh
kondisi yang ada di dalam kelompok masyrakat kecil, yang terdiri dari
ayah, ibu, dan anak yang mempunyai hubungan social karena adanya
ikatan darah yang dapat mempengaruhi tingkah laku dan
perkembangan anak (Hasanah & Setiaji, 2019).
Lingkungan keluarga merupakan sebuah kelompok sosial yang
pertama dalam kehidupan manusia sebagai tempat belajar serta
menyatakan diri sebagai manusia sosial di dalam hubungan interkasi
dengan kelompoknya (Sobur, 2011:248). Lingkungan keluarga
merupakan lembaga pendidik tertua yang mempunyai sifat informal,
yang pertama dan paling utama dialami oleh seorang anak serta
lembaga pendidikan yang bersifat kodrati dimana orang tua
bertanggung jawab memelihara, merawat, melindungi,dan mendidik
anak agar tumbuh dan berkembang dengan baik (Hasbullah 2009:34). Berdasarkan pengertian pengertian mengenai lingkungan
keluarga dapat disimpulkan lingkungan keluarga merupakan sebuah
kelompok yang utama terdiri dari ayah, ibu, dan anak anak dimana
kelompok tersebut memegang peran utama dalam hal memberikan
pendidikan dan bimbingan setelah anak dilahirkan. Interkasi sosial
akan terjadi dalam sebuah keluarga dimana seorang anak akan belajar
memperhatikan keinginan orang lain, belajar saling bekerja sama,
mengerti, dan mempunyai norma yang digunakan dalam pergaulannya
di dalam lingkungan sekitarnya.
b. Faktor faktor yang mempemgaruhi lingkungan keluarga
Lingkungan keluarga merupakan faktor penting dalam hal
pembentukan kepribadian anak. Faktor faktor yang terdapat dalam
lingkungan keluarga menurut Slameto (2010) diantaranya yaitu :
1) Cara orang tua mendidik
Cara orang tua mendidik memiliki pengaruh yang besar
terhadap cara belajar dan pola pikir anak dalam menghadapi
lingkungannya.
2) Relasi antar anggota keluarga
Relasi antar anggota keluarga dapat memberikan pengaruh
terhadap kelancaran belajar dan pencapaian keberhasilan anak.
Hubungan yang baik dalam sebuah keluarga adalah hubungan yang
penuh pengertian dan kasih saying, dengan bimbingan untuk
mensukseskan belajar anak. 3) Suasana rumah
Suasana rumah yang di maksud adalah sebuah situasi atau
kejadian yang sering terjadi didalam keluarga tempat anak berada
dan belajar. Suasana rumah merupakan sebuah faktor yang sangat
penting dan bukanlah faktor yang disengaja. Susana rumah yang
gaduh, sering terjadi pertengakaran, akan memberikan pengaruh
terhadap kenyamanan anak untuk tinggal dirumah.
4) Keadaan ekonomi keluarga
Keluarga dengan kondisi ekonomi yang kurang
menyebabkan orang tua tidak mampu memenuhi kebutuhan anak
dapat memberikan pengaruh berupa motivasi atau pendorong untuk
anak agar lebih berhasil kedepannya. Sedangkan pada keluarga
yang ekonominya berlebihan dan orang tua cenderung mampu
memenuhi segala kebutuhan termasuk pendidikan ke jenjang yang
lebih tinggi, namun kadang kala kondisi ekonomi yang
berkecukupan tersebut membuat orang tua kurang perhatian pada
anak karena sudah merasa memenuhi segala kebutuhan anaknya,
akibatnya anak menjadi malas untuk belajar dan prestasi yang
diperoleh tidak akan baik.
5) Pengertian orangtua
Pengertian dan dorongan orang tua akan membantu dalam
proses belajar anak untuk meningkatkan kepercayaan diri. 6) Latar belakang kebudayaan
Tingkat pendidikan dan kebiasaan dalam sebuah keluarga
akan membantu anak dalam perkembangan sikap di kehidupannya.
Faktor lain yang dapat memberikan pengaruh terhadap
perkembangan individu yang berasal dari lingkungan keluarga
menurut Yusuf (2009) dalam D. Y. Setiawan (2017) diantaranya
yaitu :
a) Keberfungsian keluarga
Sebuah keluarga dikatakan fungsional apabila telah
mampu melaksankan fungsinya. Terdapat empat prinsip yang
memegang peranan penting dalam sebuah keluarga yaitu
modelling, mentoring, organizing, dan teaching. Fungsi
keluarga dalam hal ini terdiri dari fungsi pendidikan dan fungsi
social. Fumgsi pendidikan berkaitan dengan peranan,
pembimbingan, dan ketrampilan ketrampilan terkait
berwirausaha yang memberikan manfaat terhadap anak,
sedangkan fungsi sosialisasi menyangkut aspek keluarga
sebagai sebuah penentu yang memberikan pengaruh terhadap
kualitas generasi yang akan datang termasuk dalam hal
pekerjaan.
b) Sikap dan perlakukan orang tua terhadap anak
Sikap serta perilaku orang tua terhadap anak akan
memberikan pengaruh terhadap kepribadian seorang anak. Sikap dan perilaku orang tua terhadap anak akan menjadi
panutan untuk anak dalam menjalani proses kehidupan dimasa
depan.
c) Status ekonomi
Status ekonomi merupakan faktor yang dapat
mempengaruhi tumbuh kembang dan kepribadian remaja.
Orang tua yang memiliki status ekonomi rendah akan lebih
menekankan kepatuhan pada figure figure yang mempunyai
otoritas, sedangkan status ekonomi yang berada pada kelas atas
dan menengah akan menekankan kepada pengembalian
inisiatif, keingintahuan, dan kreativitas anak. Hal tersebut akan
dapat memberikan pengaruh bagaimana proses dari minat anak
untuk berwirausaha.
c. Indikator lingkungan keluarga
Selain fungsi keluarga sebagai sebuah sistem yang mempunyai
sifat mendukung antar anggota keluarga, didalam sebuah keluarga
terdapat pandangan mengenai ketersediaan dalam hal memberikan
pertolongan antar sesama anggota keluarga. Indikator mengenai
pandangan tersebut menurut (Fradani, 2019) diantaranya yaitu:
1) Dukungan penilaian, yaitu sebuah ketersediaan orang tua untuk
berbiacara mengenai masalah atau renacana anak kedepan
2) Dukungan instrumental, yaitu dukungan yang berbentuk moril,
baik pelayanan fisik maupun finansial 3) Dukungan informasional, yatitu sebuah komunikasi dan tanggung
jawab secara bersama dalam memberikan arahan, sasaran, dan
feedback apa yang dilakukan oleh anak
4) Dukungan emosional, yaitu sebuah dukungan yang memberikan
rasa nyaman, empati, kepercayaan diri, sehingga anak merasa
berharga dan didukung oleh orangtuanya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar