Rabu, 02 Juni 2021

Persepsi Kontrol Perilaku (Perceived Behavioral Control) (skripsi dan tesis)

Khanifah (2017) menjelaskan bahwa persepsi kontrol atas perilaku merupakan suatu persepsi yang diyakini oleh seorang individu mengenai kontrol yang dimilikinya dalam melakukan tingkah lalu tertentu. Namun pada dasarnya pengendalian seseorang atas perilakunya dipengaruhi oleh faktor internal yakni keterampilan, kemauan, dan informasi dan faktor eksternal seperti budaya dan politik sehingga seseorang tidak dapat mengendalikan perilakunya sepenuhnya (Aprani, 2017). Menurut Ajzen (2012) menyatakan bahwa persepsi kontrol atas perilaku menunjukkan semakin besar seseorang memilki kesempatan serta seberapa halangan yang dapat diantisipasi maka semakin besar kontrol yang akan dirasakan atas tingkah laku tersebut. Persepsi kontrol perilaku merupakan persepsi mengenai kemudahan atau kesulitan dalam menampilkan perilaku (Ajzen, 1991). Saat seseorang memiliki control beliefs atau kontrol kepercayaan yang kuat tentunya akan menlancarkan suatu perilaku yang akan dilakukan, hal tersebut menunjukkan bahwa seseorang tersebut memiliki persepsi yang kuat untuk mengendalikan perilakunya. Sebaliknya, jika seseorang tersebut memiliki persepsi yang rendah untuk mengendalikan perilaku yang akan ditunjukkan tentunya, seseorang tersebut memiliki control beliefs yang lemah untuk mengatasi faktor-faktor yang akan menghambat suatu perilaku. Persepsi ini dapat dicermikan dari pengalaman masa lalu, antisipasi terhadap situasi yang akan datang, dan sikap terhadap norma-norma yang berpengaruh di sekitar individu 

Tidak ada komentar: