Rabu, 02 Juni 2021
Norma Subjektif (Subejctive Norm) (skripsi dan tesis)
Menurut Aprani (2017) norma subyektif adalah faktor diluar individu yang
memengaruhi persepsi atau pandangan seseorang terhadap perilaku yang akan dilakukan. Seseorang akan melakukan suatu perilaku jika perilaku tersebut
merupakan sesuatu yang dianggap wajar oleh orang lain. Sehingga seseorang
tersebut hanya akan menunjukkan perilaku yang dapat diterima oleh orang-orang
atau lingkungannya dan sebaliknya seseorang tersebut tidak akan melakukan
perilaku yang lingkungan sekitarnya tidak mendukung.
Ajzen (2012) menyatakan bahwa norma subyektif lebih mengacu pada
pengertian tentang persepsi atas tekanan sosial untuk melakukan atau tidak
melakukan suatu perilaku. Menurut Aprani (2017) norma subyektif juga
dinyatakan sebagai personal atau moral norm, parental influence, human faktor,
human influences, atau influence of significant people.
Dalam teori perilaku terencana disebutkan bahwa norma subyektif (subjective
norm) sebagai penentu kedua dari terbentuknya niat untuk berperilaku juga
diasumsikan sebagai suatu fungsi kepercayaan yaitu kepercayaan seseorang
bahwa individu-individu tertentu atau kelompok-kelompok menyetujui atau tidak
menyetujui melakukan suatu perilaku. Seseorang tersebut akan memiliki suatu
titik referensi untuk mengarahkan perilakunya antara lain orang tua, pasangan,
teman dekat, teman kerja, dan pakar profesional (semacam akuntan) (Jogiyanto,
2007).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar