Kamis, 08 Oktober 2020

Pengaruh Partisipasi Penganggaran Terhadap Budgetary Slack (skripsi dan tesis)

Partisipasi penganggaran merupakan keterlibatan seseorang dalam proses penyusunan anggaran. Brownell (1982) dalam Irfan (2016:163) mengatakan bahwa partisipasi penganggaran adalah suatu proses dalam organisasi yang melibatkan individu-individu, yakni manager dalam penyusunan anggaran untuk menentukan tujuan anggaran dan mempunyai target anggaran. Meskipun partisipasi anggaran dapat memberikan banyak manfaat dalam penentuan anggaran, namun partisipasi yang terlalu tinggi juga akan mempengaruhi timbulnya slack dalam anggaran tersebut. Terjadinya senjangan anggaran atau slack anggaran dalam partisipasi penganggaran dikarenakan kontribusi bawahan yang terlalu tinggi dalam proses penyusunan anggaran. Perilaku ini dijelaskan dengan teori keagenan bahwa ketika atasan mendelegasikan kepada bawahan untuk bertanggungjawab melakukan suatu tugas dan membuat keputusan, bawahan diberikan wewenang untuk terlibat dalam proses partisipasi anggaran. Keterlibatan bawahan dalam partisipasi anggaran memungkinkan bawahan memberikan informasi yang bias kepada atasan sehingga memicu timbulnya budgetary slack (Irfan,2016).
 Pelaksana anggaran yang ikut serta dalam proses penyusunan anggaran akan mengusulkan anggaran yang rendah dan mudah dicapai, sehingga menguntungkan bagi pelaksana anggaran. Hal ini terjadi apabila anggaran dijadikan sebagai tolok ukur kinerja karyawan, sehingga akan timbul tindakan yang menyimpang yang nantinya akan mengakibatkan slack anggaran (Apriadinata 2014). Alfebriano (2013:16) mengatakan bahwa partisipasi penganggaran tidak berpengaruh terhadap slack anggaran. Hal ini jauh berbeda dengan penelitian Anggasta (2014:519) yang mengatakan bahwa partisipasi anggaran berpengaruh secara positif terhadap senjangan anggaran. Hasil 43 penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya, yakni penelitian yang dilakukan Armaeni (2012:80) bahwa partisipasi anggaran berpengaruh secara signifikan terhadap timbulnya budgetary slack. Ketika partisipasi anggaran yang dilakukan oleh bawahan semakin besar, maka akan menimbulkan budgetary slack yang semakin besar pula. Hasil penelitian tersebut juga didukung oleh penelitian Mahadewi (2014), Djasuli (2011) dan penelitian Falikhatun (2007)

Tidak ada komentar: