Evaluasi model struktural terlihat dari koefsien jalur dari variabel eksogen
ke variabel endogen signifikan secara statistik. Oleh karena model strukturalnya
signifikan maka langkah selanjutnya pada model GSCA adalah melihat
modeloveral goodnes of fit dengan uji FIT.
Uji FIT merupakan uji untuk mengukur seberapa besar varian dari
datayang dijelaskan oleh model. Nilai FIT berkisar dari 0 sampai 1. Semakin
besar nilai FIT semakin besar varian dari data yang dapat dijelaskan oleh model,
tetapi nilai FIT sangat dipengaruhi oleh kompleksitas model sehingga diharuskan
untuk melihat adjusted FIT (AFIT) yang telah memasukkan kompleksitas model.
Keterangan :
d0 = nj, merupakan derajat bebas null model (W=0, A=0)
d1 = nj-g, derajat bebas model yang diuji.
n = banyaknya observasi
j = banyaknya variabel observasi
g = banyaknya parameter bebas.
Overall goodness fit model GSCA selain dapat dilihat dari FIT dan AFIT
dapat pula dengan melihat nilai GFI (Goodness of Fit index) dan SRMR
(Standardized Root Means Residual). Nilai tertinggi dalam indeks menunjukkan
better fit. Nilai GFI yang baik adalah ≥ 0.90 (Hair et al., 2010 p.667). SRMR
menunjukkan kesalahan model estimasi goodness of fit. Nilai SRMR yang lebih
rendah mewakili better fit dan nilai yang lebih tinggi mewakili worse fit, aturan
praktis adalah bahwa bila nilai SMSR lebih dari 1 menunjukkan masalah dengan
kecocokan model, nilai SRMR yang baik jika mendekati 0 (Hair et al., 2010).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar