Jumat, 09 Oktober 2020

Model Struktural (Inner Model) (skripsi dan tesis)

Model stuktural dievaluasi dengan melihat nilai koefisien parameter dan nilai t-statistik serta signifikansi koefisien parameter tersebut. Nilai t-statistik diperoleh dari hasil bootstrapsing dengan membagi nilai koefisien parameter dengan nilai standar errornya. Jika nilai t-statistik > t tabel maka koefisien parameter yang diestimasi signifikan. Parameter Beta (), yaitu parameter pengaruh variabel laten eksogen terhadap variabel laten endogen dalam model struktural. 
Hipotesis yang diuji: 
H0 : i = 0 (parameter tidak signifikan) 
H1 : i 0 (parameter signifikan)
 Parameter Gamma (), yaitu parameter pengaruh variabel laten endogen terhadap variabel laten endogen dalam model struktural.
 Hipotesis yang di uji: 
H0 : i = 0 (parameter tidak signifikan)
 H1 : i 0 (parameter signifikan) 
Penerapan metode resampling, memungkinkan berlakunya data terdistribusi bebas (distribution free), tidak memerlukan asumsi distribusi normal, serta tidak memerlukan sampel yang besar (sampel minimum 30). Kriteria pengambilan keputusan dilakukan dengan membandingkan nilai statistik uji t dengan ttabel. Kriteria uji dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh yang bermakna antar variabel laten terhadap variabel laten lainnya, dimana hipotesis nol ditolak jika nilai statistik uji t > nilai ttabel

Tidak ada komentar: