Model stuktural dievaluasi dengan melihat nilai koefisien parameter dan
nilai t-statistik serta signifikansi koefisien parameter tersebut. Nilai t-statistik
diperoleh dari hasil bootstrapsing dengan membagi nilai koefisien parameter dengan nilai standar errornya. Jika nilai t-statistik > t tabel maka koefisien
parameter yang diestimasi signifikan.
Parameter Beta (), yaitu parameter pengaruh variabel laten eksogen
terhadap variabel laten endogen dalam model struktural.
Hipotesis yang diuji:
H0 : i = 0 (parameter tidak signifikan)
H1 : i 0 (parameter signifikan)
Parameter Gamma (), yaitu parameter pengaruh variabel laten endogen
terhadap variabel laten endogen dalam model struktural.
Hipotesis yang di uji:
H0 : i = 0 (parameter tidak signifikan)
H1 : i 0 (parameter signifikan)
Penerapan metode resampling, memungkinkan berlakunya data
terdistribusi bebas (distribution free), tidak memerlukan asumsi distribusi normal,
serta tidak memerlukan sampel yang besar (sampel minimum 30). Kriteria
pengambilan keputusan dilakukan dengan membandingkan nilai statistik uji t
dengan ttabel. Kriteria uji dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh yang bermakna
antar variabel laten terhadap variabel laten lainnya, dimana hipotesis nol ditolak
jika nilai statistik uji t > nilai ttabel
Tidak ada komentar:
Posting Komentar