Pengendalian adalah proses managemen yang memastikan dirinya sendiri sejauh
hal itu memungkinkan, bahwa kegiatan yang dijalankan oleh anggota dari suatu
organisasi sesuai dengan rencana dan kebijaksanaannya (Indrayati, 2007).
Pengendalian persediaan adalah serangkaian kebijakan pengendalian untuk
menentukan tingkat persediaan yang harus dijaga, kapan pesanan untuk menambah persediaan harus dilakukan dan berapa besar pesanan harus diadakan, jumlah atau
tingkat persediaan yang dibutuhkan berbeda – beda untuk setiap perusahaan pabrik,
tergantung dari volume produksinya, jenis perusahaan dan prosesnya (Herjanto,
2008).
Robert J. Mockler menyatakan bahwa pengendalian merupakan suatu upaya
sistematis untuk menetapkan standar prestasi dengan sasaran – sasaran perencanaan,
merancang sistem umpan balik informasi, membandingkan prestasi sesungguhnya
dengan standar yang lebih dahulu ditetapkan, menentukan apakah ada penyimpangan
yang mengukur identifikasi penyimpangan tersebut dan mengambil tindakan
perbaikan – perbaikan yang perlu dilakukan untuk menjamin bahwa sumber daya
perusahaan yang digunakan sedapat mungkin dengan cara yang paling efektif dan
efisien guna tercapainya sasaran perusahaan (Mariyam, 2008)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar