Manajemen pemasaran atau marketing management berasal dari dua kata
management dan marketing, yaitu dua ilmu yang terpisah kemudian dipadukan
dalam satu kegiatan. Artinya, fungsi-fungsi yang ada dalam kedua ilmu tersebut
digabungkan delam bentuk suatu kerjasama.
Menurut William J. Shultz (1961:160) dalam buku Buchari, 2007:130
memberikan definisi “Marketing management is the planning, direction and
control of the entire marketing activity of a firm or division of a firm”.
15
(Manajemen marketing ialah merencanakan, pengarahan dan pengawasan seluruh
kegiatan pemasaran perusahaan ataupun bagian dari perusahaan).
Manajemen Pemasaran menurut Kotler (2012:19) adalah “penganalisaan,
pelaksanaan, dan pengawasan, program-program yang ditujukan utuk
mengadakan pertukaran dengan pasar yang dituju dengan maksud untuk mencapai
tujuan organisasi”.
Manajemen Pemasaran menurut Peter & Donelly (2007:15) adalah “the
process of planning and executing the conception, pricing, promotion, and
distribution of goods, services, and ideas to create exchanges with target groups
that satisfy customer and organizational objectives”. Peneliti menyimpulkan,
manajemen pemasaran dimulai dari proses merencanakan, menerapkan konsep,
memberikan pelayanan, menciptakan ide hingga pada akhirnya memuaskan para
konsumen ataupun organisasi terkait.
Kemudian akan dikemukakan definisi dari Ben M. Enis (1974:28)
“Marketing management is the process of increasing the effectiviness and or
efficiency by which marketing activities are performed by individuals of
organizations”. Secara ringkas ia menyatakan bahwa Manajemen pemasaran ialah
proses untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dari kegiatan pemasaran yang
dilakukan individu atau oleh perusahaan. logika dari difinisi diatas ialah apabia
seseorang atau perusahaan, ingin memperbaiki pemasarannya maka ia harus
melakukan kegiatan pemasaran itu sebaik mungkin.(Buchori,2014 : 130 )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar