Marketing mix (bauran pemasaran) adalah variabel-variabel yang akan
diawasi yang disusun oleh perusahaan tersebut untuk memuaskan kelompok yang
ditarget. “Marketing mix yang biasa dijumpai terdiri atas suatu produk, ditawarkan
pada harga tertentu, dengan sejenis promosi untuk memberi tahu calon pelanggan
mengena produk tersebut, dan suatu cara untuk mencapai tempat pelanggan”
(Cannon et al, 2008 : 40). “Bauran yang berbeda diperlukan untuk tujuan yang
berbeda dan berbagai model bauran pemasaran, masing-masing dengan bahan
yang berbeda pula” (Charles, 2013 : 325)
Bauran pemasaran jasa merupakan pengembangan bauran pemasaran. Bauran
pemasaran (marketing mix) produk hanya mencakup 4P, yaitu : Product, Price,
Place, dan Promotion, sedangkan untuk jasa keempat P tersebut masih kurang
mencukupi, sehingga para ahli pemasaran menambahkan 3 unsur, yaitu : People,
Process, dan Customer Service.
Bauran pemasaran jasa yang terbagi menjadi 7 komponen tersebut adalah
sebagai berikut : (Lupiyoadi, 2014 : 92)
1) Product (produk)
Produk merupakan keseluruhan konsep objek atau proses yang memberikan
sejumlah nilai kepada konsumen. Yang perlu diperhatikan dalam produk
adalah konsumen tidak hanya membeli fisik dari produk saja, tetapi membeli
manfaat dan nilai dari produk tersebut.
2) Price (harga)
Penentuan harga juga berhubungan dengan pendapatan dan turut
mempengaruhi permintaan dan saluran pemasaran. Yang paling penting
adalah keputusan dalam penentuan harga harus konsisten dengan strategi
pemasaran secara keseluruhan.
3) Place (tempat)
Lokasi dalam jasa merupakan gabungan antara lokai dan keputusan atas
saluran distribusi. Ini berhubungan dengan bagaimana cara penyampaian jasa
kepada konsumen dan dimana lokasi yang strategis.
24
4) Promotion (promosi)
Promosi adalah aktivitas pengenalan produk, spesifikasi produk,
keunggulan produk dan manfaat produk terhadap pelanggan. Hal yang perlu
diperhatikan dalam promosi adlaah pemilihan bauran promosi, dimana terdiri
atas : periklanan, penjualan perseorangan, promosi penjualan, hubungan
masyarakat, informasi dari mulut ke mulut, surat langsung.
5) People (SDM)
Dalam hubungannnya dengan pemasaran jasa, orang yang berfungsi
sebagai penyedia jasa sangat mempengaruhi kualitas jasa yang diberikan.
Keputusan dalam faktor “orang” ini berarti sehubungan dengan seleksi,
pelatihan, motivasi, dan manajemen sumber daya manusia (MSDM).
6) Proccess (proses)
Proses merupakan gabungan semua aktivitas, yang umumnya terdiri atas
prosedur, jadwal pekerjaan, mekanisme, dan hal-hal rutin laiinya, dimana jasa
ihasilkan dan disampaikan kepada konsumen.
7) Custumer Service (layanan pelanggan)
Layanan pelanggan dalam pemasaran jasa lebih dilihat sebagai hasil
(outcome) dari kegiatan distribusi dan logistik, di mana pelayanan diberikan
kepada konsumen untuk mencapai kepuasan. Layanan pelanggan meliputi
aktivitas untuk memberikan kegunaan waktu dan tempat, termasuk pelayanan
prtansaksi, ssat transaksi, dan pascatransaksi.
Dari semua unsur-unsur bauran pemasaran tersebut maka yang harus lebih
diperhatikan dalam pengembangannya adalah sebagai berikut.
a) Konsitensi, berhubungan dengan keserasian/kecocokan secara logis dan
penggunaannya antarunsur yang satu dan unsur laiinya dlaam bauran
pemasaran.
b) Integrasi, hubungan yang harmonis di antar unsur-unsur dalam bauran
pemasaran.
c) Mendongkrak (leverage). Hal ini berhubugan dengan mengoptimalkan
kinerja setiap undur secara lebih professional sehingga lebih mendukung
bauran pemasaran untuk mendapatakan daya saing.(Lupioyadi, 2014:93)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar