Return
meurpakan
imbal hasil dari suatu investasi. Return dapat
berupa return yang telah didapatkan
oleh investor disebut return realisasian
(return realized) yang dihitung
dengan memanfaatkan data historis. Return
realisasian dapat digunakan untuk mengetahui kinerja perusahaan. Kemudian return juga dapat berupa expected return yakni imbal hasil yang diharapanoleh investor. Return realisasian dapat digunakan untuk
menentukan imbal hasil yang diharapkan dan
risiko yang akan dihadapi dimasa yang akan datang (Jogiyanto, 2010).
Jogiyanto (2010) untuk
mengukur return realisasian dapat menggunakan return total, realtif return,
kumulatif return, return yang disesuaikan. Selain itu ada
juga rata-rata return yakni return yang didasarkan atas rata-rata geometrik
dan rata-rata aritmatika. Return total merupakan imbal hasil keseluruhan
dalam periode tertentu dari suatu invetasi. Imbal hasil tersebut terdiri dari keuntungan
dan kerugian, serta yield. Keuntungan dan kerugian merupakan imbal hasil yang didapatkan oleh investor dari suatu investasi
dalam periode tertentu. Sedangkan yield merupakan
keuntungan atau imbal hasil dari suatu invetasi
Didalam invetasi saham yang dimaksud yield adalah persentase dividen dari harga saham periode sebelumnya.
Apabila nilai invetasi sekarang (Pt) lebih tinggi dari nilai
investasi periode lalu (Pl-t) maka berarti investor memperoleh
keuntungan, begitupun sebaliknya apabila nilai invetasi sekarang (Pt)
lebih rendah dari nilai investasi periode lalu (Pl-t) maka berarti
investor mengalami kerugian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar