Changsheng & Yongfeng (2012) menunjukkan bahwa dalam pasar modal di China,
sentimen memiliki pengaruh signifikan dan positif dalam menjelaskan perubahan-perubahan
pengembalian saham. Sebaliknya, Yoshinaga & de Castro Junior (2012) menemukan bahwa
sentimen memiliki hubungan negatif signifikan atas pengembalian saham di pasar modal
Brazil. Rahman et al. (2013) juga menemukan bahwa terdapat hubungan positif dan
pengembalian saham di negata Bangladesh. Hasil serupa ditemukan oleh Uygur & Tas (2014)
dalam penelitian di Bursa Efek Istanbul, bahwa sentimen investor memiliki peran positif
dalam mempengaruhi pengembalian saham. Huang et al. (2014) menemukan bahwa sentimen
memiliki pengaruh positif pada periode saat terjadinya pergerakan saham yang berdampak
pada pengembalian saham. Oprea & Brad (2014) menemukan bahwa sentimen investor pada
Bursa Efek Bucharest di Romania hanya akan mempengaruhi saham-saham yang bernilai
rendah sedangkan saham-saham bernilai tinggi tidak akan dipengaruhi secara signifikan.
Junwen & Xinxin (2017) menemukan bahwa sentimen investor memiliki pengaruh signifikan
dan positif atas pengembalian saham di Bursa Efek Shanghai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar