Minggu, 26 April 2020

Keputusan Investasi (skripsi dan tesis)


         Menurut Jogiyanto (2009) bahwa investasi adalah penundaan konsumsi sekarang untuk dimasukkan ke aktiva produktif selama periode waktu tertentu. Dahulu kita mengenal jenis investasi yang berupa tabungan, deposito atau investasi dalam sektor riil seperti rumah, tanah dan lainnya. perkembangan perekonomian yang begitu pesat berimbas semakin berkembangnya jenis investasi yang tersedia saat ini, seperti contohnya saham, reksadana dan obligasi. Jenis investasi yang dipilih sangat berpengaruh terhadap seberapa besar keuntungan yang diperoleh dari investasi tersebut. Saat ini pilihan investasi berupa tabungan dan deposito tidak lagi menjadi suatu investasi yang menarik bagi orang-orang yang mengerti tentang perkembangan investasi karena tingkat pengembalian yang dihasilkan kecil. Investor lebih memilih untuk berinvestasi di saham atau obligasi karena memberikan keuntungan yang besar walaupun memiliki risiko yang besar juga.
         Menurut Sunariyah (2014) bahwa investasi adalah penanaman modal untuk satu atau lebih aktiva yang dimiliki dan biasanya berjangka waktu lama dengan harapan mendapatkan return di masa yang akan datang. Keputusan penanaman modal tersebut dapat dilakukan oleh individu atau suatu entitas yang mempunyai kelebihan dana. Menurut Tandelilin (2011), investasi adalah komitmen atas sejumlah dana atau sumber daya lainnya yang dilakukan pada saat ini dengan tujuan memperoleh sejumlah keuntungan dimasa yang akan datang. Menginvestasikan sejumlah dana pada asset riil (tanah, emas, mesin atau bangunan), maupun aset finansial (deposito, saham ataupun obligasi) merupakan aktivitas investasi yang umumnya dilakukan.      Menurut Halim (2013) investasi selalu memiliki dua sisi, yaitu return dan risiko. Dalam berinvestasi berlaku hukum bahwa semakin tinggi return yang ditawarkan maka semakin tinggi pula risiko yang harus ditanggung investor. Investor bisa saja mengalami kerugian bahkan lebih dari itu bisa kehilangan semua modalnya. ). Dengan demikian risiko merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan dalam analisis investasi, karena setiap pilihan investasi selalu mengandung risiko dan risiko inilah yang mempengaruhi keuntungan yang akan diperoleh pemodal dari investasinya. Risiko merupakan variabilitas return realisasi terhadap return yang diharapkan. Risiko berhubungan dengan ketidak pastian. Pemodal dalam berinvestasi akan mendapatkan return di masa datang dengan nilai yang belum diketahui. Pemodal dalam berinvestasi cenderung untuk menghindar dari kemungkinan menanggung risiko, tetapi pemodal tidak dapat terbebas dari risiko
 Holiis dan Nell(1995) berpendapat bahwa setiap investor berusaha untuk menentukan pilihan yang rsional dengan memilih investasi degan resiko yang terkecil dengan tingkat return tertentu atau memilih investasi dengan return  tertinggi  dengan resiko tertentu. Oleh karena itu keputusan investasi merupakan keputusan yang sangat penting dalam suatu usaha baik pasa saat usaha dididirkan maupaun saat terjadinya ekpansi atau perluasan usaha. Pendapat  Hartono  (2009:10)  memperjelas  bahwa  keputusan   investasi   merupakan   langkah   awal untuk menentukan jumlah aktiva yang dibutuhkan perusahaan secara keseluruhan sehingga keputusan   investasi   ini   merupakan   keputusan terpenting yang dibuat oleh perusahaan.
Keputusan investasi mempunyai dimensi waktu jangka panjang, sehingga keputusan yang akan diambil harus dipertimbangkan dengan baik, karena mempunyai konsekuensi berjangka panjang pula. Keputusan investasi sering disebut sebagai capital budgeting yakni keseluruhan proses perencanaan dan pengambilan keputusan mengenai pengeluaran dana yang jangka waktu kembalinya dana tersebut melebihi satu tahun.
Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa keputusan  investasi adalah suatu keputusan untuk mengalokasikan  dana yang bersumber atau berasal dari dalam maupun luar perusahaan yang akan di wujudkan dalam berbagai bentuk investasi baik dalam jangka panjang yang akan dikelola untuk mendatangkan keuntungan bagi perusahaan di masa yang akan datang.Dengan demikian  keputusan investasi yang akan dilakukan pada sektor riil menjadi sangat penting dikarenakan melibatkan pilihan bentuk investasinya dan sumber yang akan digunakan maupun tujuan memperoleh keuntungan di masa yang akan datang.

Tidak ada komentar: