Hasil dari series stasioner akan berujung
pada penggunaan VAR dengan metode standar sementara series non-stasioner
atau stasioner pada tingkat first difference akan berimplikasi pada dua pilihan VAR, VAR dalam bentuk difference
atau VECM.
1) VAR
(Unrestricted VAR)
Unrestricted VAR
dalam penelitian digunakan apabila data dalam penelitian dalam model VAR data
penelitian dalam stasioner tingkat level. Variasi VAR tanpa restriksi terjadi
karena terdapat perbedaan derajat integrasi variabel penelitian. Bentuk model
VAR keduanya diakibatkan karena adanya perbedaan level integrasi variabel
bersifat stasioner pada level namun tidak ada hubungan kointegrasi, maka
estimasi model VAR yang dapat digunakan adalah bentuk difference (Widarjono, 2007).
2) VECM
(restricted VAR)
Model
VECM biasanya digunakan dalam model VAR non-struktural jika data penelitian
berupa time series tidak stasioner
pada level, namun stasioner pada data diferensiasi dan terkointegrasi sehingga
menunjukkan adanya hubungan teoritis antar variabel.
a. IRF
IRF
digunakan untuk mengatahui respon pada saat ini dan respon dimasa yang akan
dating untuk setiap variabel akibat perubahan atau shock suatu variabel tertentu.
b. Variance Decompotition forecast error variance decompotition)
Variance decompotition adalah
alat pada model VAR yang dapat memicu variasi dari variabel penelitian yang
diestimasi menjadi komponen shock
atau menjadi variabel innovation,
dengan anggapan bahwa variabel tersebut tidak saling berhubungan. Selanjutnya variance decompotititon akan menunjukan
indoemasi perihal proporsi dari pergerakan pengaruh shock variabel lain dalam penelitian pada waktu saat ini dan waktu
dimasa depan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar