Analisis faktor merupakan teknik interdependen yang memiliki tujuan
utama untuk mendefinisikan struktur dasar diantara variabel-variabel pengamatan
dalam suatu analisis. Dengan kata lain, analisis faktor bertujuan untuk meringkas
atau mereduksi variabel-variabel pengamatan menjadi bentuk dimensi baru yang
merepresentasikan variabel utama (faktor). Berdasarkan tujuannya, analisis faktor
dibedakan menjadi dua yaitu exploratory/penyelidikan atau confirmatory/
penegasan (Hair, Black, Babin dan Anderson, 2010).
1. Exploratory Factor Analysis (EFA), pendekatan yang bertujuan untuk
menyelidiki faktor-faktor yang terkandung dalam variabel-variabel
pengamatan tanpa penentuan teori pengukuran yang mengaturnya. Metode
statistika yang termasuk dalam kategori EFA adalah Analisis Cluster dan
Analisis Faktor.
2. Confirmatory Factor Analysis (CFA), pendekatan yang sudah memiliki teori
pengukuran yang mengatur hubungan antara variabel-variabel pengamatan
Problem Penelitian
Apakah analisis eksploratory/confirmatory?
Confirmatory
Structural Equation
Modeling
Exploratory
Tipe Analisis Faktor
Pengelompokan variabel/observasi?
Observasi Variabel
Analisis Cluster Analisis Faktor dan faktor-faktor yang diberikan dalam suatu penelitian dengan tujuan untuk
melakukan penegasan suatu teori pengukuran yang diberikan dalam rangka
membandingkan teoritis dengan hasil empiris/pengamatan.
Metode statistika
yang termasuk dalam kategori CFA adalah Structural Equation Model (SEM)
(Hair, dkk., 2010).
Baik pada EFA maupun CFA, suatu variabel laten merupakan suatu faktor
sebagai refleksi dari indikator-indikator. Dikatakan demikian karena indikatorindikator tersebut dipandang sebagai variabel-variabel yang dipengaruhi oleh
konsep yang mendasarinya disebut sebagai faktor. Tingkat reflektifitas yang
menghubungkan antara faktor dengan setiap indikator disebut dengan faktor
loading.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar