Komunikasi manusia muncul seiring dengan bertumbuhnya manusia
itu. Komunikasi juga berkembang seiring dengan berkembangnya pemikiran
manusia sehingga menghasilkan teknologi komunikasi yang kita gunakan pada saat ini. Komunikasi antarmanusia dimulai dengan dikenalnya bahasa
yang memungkinkan antar manusia untuk bisa bekerjasama dan bertahan
serta berkembang dengan manusia lainnya. Setelah ditemukannya bahasa
komunikasi antarmanusia berkembang dengan ditemukannya tulisan yang
kemudain disusul dengan kehadiran mesin cetak yang mempermudah
manusia untuk berhubungan antara satu dengan yang lain. Kehadiran tulisan
dan mesin cetak ini juga menjadi dasar berkembangnya pendidikan manusia
yang memungkinkan untuk memperbanyak kegiatan komunikasi antar
manusia itu sendiri.
Seiring dengna perkembangan pendidikan manusia,
maka mulailah muncul getaran-getaran elektronik dengan melahirkan
penemuan-penemuan baru secara berturut-turut yang dimulai dengan
penemuan fotografi di atas besi plat (1827), telegraf oleh Samuel Morse
(1844), telegraf cetak oleh David Hughes (1955), Cable Transatlantik
(1866), telepon oleh Alexander Graham Bell (1876), radio telegraf oleh
Guglielmo (1895), dan keberhasilan Amerika dalam mendemostrasikan
pesawat tv hitam putih tahun 1927. Penemuan ini masih berlanjut dengan
ditemukannya komputer pertama kali pada tahun 1942, fotocopy Xerox
tahun 1946 oleh Chester Carson, dan televisi berwarna pada tahun 1951.
Penemuan berbagai teknologi komunikasi ini tidak berhenti hingga
disitu, tauhn 1957 Rusia berhasil meluncurkan satelit Sputnik ke luar
angkasa yang kemudian disusul dengan meluncurnya satelit Telstar pada
tahun 1962 milik Amerika Serikat. Peluncuran ini membuktikan bahwa
semakin berkembangnya komunikasi mengakibatkan berkembangnya
pemikiran manusia. Tahun 1990 penemuan telepon selular dan jaringan
internet ditemukan dan semakin memberi pengaruh terhadap cara manusia
berkomunikasi (Cangara, 2006: 5-7). Saat ini semua informasi yang kita
butuhkan dapat diterima dalam hitungan detik saja. Komunikasi telah
memperpendek jarak, menghemat biaya, menembus ruang dan waktu.
Komunikasi dapat menjembatani antara pikiran, perasaan dan kebutuhan
seseorang dengan dunia luarnya. Komunikasi membantu seseorang
memperluas dunianya dengan bantuan teknologi yang ada Teknologi menjadi salah satu faktor yang dianggap dapat membentuk
ekonomi dan perubahan budaya, pengaruh teknologi terhadap seseorang
bergantung pada bagaimana orang tersebut menggunakan teknologi dalam
budaya atau kebiasaannya sehari-hari. Ketergantungan masyarakat terhadap
teknologi inilah yang memberikan kekuatan bagi teknologi untuk dapat
merubah budaya yang telah ada, termasuk budaya dalam teknologi
komunikasi.
Teknologi komunikasi sebagai salah satu penerapan ilmu pengetahuan
berperan untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan komunikasi.
Teknologi komunikasi diciptakan untuk membantu manusia agar lebih
mudah untuk berkomunikasi dalam hal memenuhi kebutuhan informasinya.
Dari sini kita bisa melihat bahwa memang benar teknologi berperan penting
dalam komunikasi.
“Rogers (1986) mendefinisikan teknologi komunikasi sebagai “alat
perangkat keras, struktur organisasi dan nilai-nilai sosial yang
digunakan, untuk mengumpulkan, memproses, dan
mempertukarkan informasi dengan orang lain” (Lubis, 2005 : 42).
Teknologi komunikasi berubah dengan begitu cepat sehingga
banyak orang berbicara tentang “revolusi teknologi” atau “ledakan
informasi” (Severin, 2007 : 305)”.
Setiap perkembangan teknologi yang terjadi, sudah pasti memiliki
kelebihan tersendiri dari teknologi yang sebelumnya. Seperti telepon yang
lebih unggul dari pada surat kabar, dimana telepon bisa lebih cepat
mengabarkan sesuatu dengan jarak jauh dibandingkan dengan surat kabar.
Begitu juga dengan teknologi komunikasi dizaman sekarang ini, dengan
adanya teknologi komunikasi berbasis elektronik maka proses komunikasi
bisa berlangsung dengan sangat cepat. Hadirnya teknologi komunikasi
berbasis elektronik ini memudahkan masyarakat atau komunikan untuk
memilih jenis informasi yang bagaimana yang diinginkan dan kapan
memerlukan informasi tersebut, hal ini juga menjadi suatu keunggulan bagi teknologi komunikasi berbasis elektronik atau kadang juga kita
menyebutnya dengan teknologi digital.
Teknologi digital yang baru menjanjikan jangkauan khalayak yang
lebih luas, dan hampir sampai pada titik khalayak yang terdiri dari
perorangan. Seperti yang dikutip Kennedy dalam bukunya (2002,109)
Steven Speilberg menjelaskan,
“Teknologi dapat menjadi teman baik kita, tetapi teknologi juga
dapat menjadi pihak yang paling menyiksa dalam kehidupan kita.
Teknologi dapat merintangi cerita kita, menghalangi kemampuan
kita untuk memiliki pemikiran atau mimpi-mimpi membayangkan
sesuatu yang indah karena kita terlalu sibuk menggunakan telepon
genggam ketika kita berjalan dari kantin untuk kembali ke kantor.”
(Baran,2012:23).
Hal ini menunjukan bahwa dalam penggunaan teknologi kita harus
cermat, bijaksana dan bertanggung jawab.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar