Urutan penggunaan dana untuk investasi yaitu laba ditahan sebagai pilihan
pertama, kemudian diikuti oleh hutang dan ekuitas. Dampaknya adalah adanya
hubungan negatif antara profitabilitas perusahaan dengan hutang. Pihak insider
tidak mau berbagi keuntungan dengan pihak kreditur sehingga timbul
kecenderungan hutang perusahaan lebih kecil.
Pada tingkat profitabilitas rendah, perusahaan menggunakan hutang untuk
membiayai operasional. Sebaliknya pada tingkat profitabilitas tinggi maka
perusahaan akan cenderung mengurangi penggunaan hutang (Rizki dan Ratih;2009). Masalah ini disebabkan perusahaan yang mengalokasikan sebagian
besar keuntungannya pada laba ditahan sehingga mengandalakan sumber internal
dan menggunakan hutang rendah tetapi pada saat menghadapi profitabilitas
rendah perusahaan menggunakan hutang tinggi sebagai mekanisme pentransfer
kekayaan antara kreditur kepada principal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar