Salah satu faktor yang mempengaruhi kebijakan dividen sebuah
perusahaan adalah kebutuhan dana untuk membayar hutang, apabila sebagian
besar laba digunakan untuk membayar utang maka sisanya yang digunakan untuk
membayar dividen makin kecil (Dermawan,2007:305). Dividen pada dasarnya
merupakan bagian dari keuntungan perusahaan yang akan dibagikan kepada
pemilik perusahaan atau investor. Kebijakan dividen ini diambil terkait dengan umlah arus kas di dalam perusahaan. Ketika perusahaan menggunakan dana
yang ada untuk membiayai operasional dan tidak membagikan kepada pemilik
saham, maka perusahaan kemungkinan tidak akan menggunakan pendanaan
melalui hutang. Demikian juga sebaliknya ketika dana yang ada justru dibagikan
sebagai dividen, maka perusahaan akan cenderung melakukan pendanaan melalui
hutang.
Berdasarkan hal tersebut dapat dilihat bahwa semakin besar jumlah
dividen yang dibagikan juga akan meningkatkan jumlah hutang yang digunakan.
Rizka dan Ratih ; 2009 menyatakan bahwa perusahaan yang mempunyai dividen
payout ratio tinggi akan menyukai perusahaan dengan modal sendiri. Disamping
itu, pembayaran dividen dapat dilakukan setelah kewajiban pembayaran bunga
dan cicilan hutang dipenuhi. Adanya kewajiban tersebut, akan membuat manajer
semakin hati – hati dan efisien dalam penggunaan hutang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar