Penelitian yang dilakukan oleh Indahningrum dan Handayani (2009)
menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial tidak berpengaruh dan berhubungan
positif terhadap kebijakan utang. Penelitian ini diukur menggunakan persentase
saham yang dimiliki oleh pihak manajemen perusahaan yang secara aktif ikut serta
dalam pengambilan keputusan perusahaan (komisaris dan direksi). Semakin tinggi
kepemilikan manajerial, maka akan semakin tinggi kebijakan utang perusahaan.
Hasil ini bertentangan dengan teori yang ada bahwa semakin meningkatnya
kepemilikan oleh insider, maka akan menyebabkan insider semakin berhati-hati
dalam menggunakan utang. Hal ini didukung oleh penelitian Steven & Lina (2011),
dimana hasil penelitiannya adalah kepemilikan manajerial tidak berpengaruh
terhadap kebijakan utang. Sedangkan menurut Sheisarvian, et al. (2015),
kepemilikan manajerial berpengaruh secara signifikan dan berhubungan negatif
terhadap kebijakan utang
Sabtu, 14 Desember 2019
Kepemilikan Manajerial (skripsi dan tesis)
Pihak manajerial dalam suatu perusahaan adalah pihak yang secara aktif berperan
dalam mengambil keputusan untuk menjalankan perusahaan. Kepemilikan
manajerial yang semakin meningkat akan membuat manajemen menjadi semakin
berhati-hati dalam mengelola kebijakan utang perusahaan, karena kekayaan pribadi
manajer secara tidak langsung berkaitan erat dengan kekayaan perusahaan,
sehingga penggunaan utang menjadi lebih kecil atau optimal (Surya &
Rahayuningsih, 2012).
Menurut Yeniatie dan Destriana (2010), kepemilikan manajerial memiliki
pengaruh negatif terhadap kebijakan utang perusahan karena semakin besar
persentase kepemilikan manajer dalam suatu perusahaan, maka manajer tersebut
akan turut merasakan dampak dari pengambilan keputusan yang dibuatnya sebagai
salah satu pemegang saham perusahaan. Hal ini dapat menyelaraskan kepentingan
antara manajer dan pemegang saham sehingga dapat mengurangi konflik
keagenan. Manajer akan lebih berhati-hati untuk membuat keputusan dalam
mengelola perusahaan termasuk dalam menetapkan kebijakan utang perusahaan.
Semakin tinggi kepemilikan manajerial, maka akan semakin kecil penggunaan utang
untuk mendanai kebutuhan dana perusahaan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar