1. Barang-barang impulsif tinggi. Konsumen yang membeli barang impulsif
tinggi adalah konsumen dengan suasana hati yang baik dan membeli
tanpa memikirkan harga dan kegunaan. Hal tersebut membuat konsumen
merasa menjadi seseorang yang diinginkan dan dapat mengekspresikan
keunikan dari diri konsumen. Contoh barang-barang impulsif tinggi
adalah pakaian.
2. Barang-barang impulsif rendah. Konsumen yang membeli barang-barang
impulsif rendah cenderung berpikir apakah pembelian merupakan nilai
yang baik untuk uang, dan apakah pembelian itu praktis atau berguna
(konsumen adalah pembuat keputusan rasional). Contoh barang-barang
impulsif rendah adalah produk perawatan tubuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar