Minggu, 03 November 2019

Faktor-faktor yang mempengaruhi Perilaku Kewargaan Organisasi (skripsi dan tesis)


Titisari (2014) juga Jayadi (2012) mengidetifikasikan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perilaku kewargaan organisasi :
a. Kepuasan Kerja
 Kepuasan kerja merupakan penentu utama perilaku kewargaan organisasi seorang karyawan. Karyawan yang puas berkemungkinan lebih besar untuk berbicara secara positif tentang organisasi, membantu rekan kerja, dan membuat kinerja pekerjaan mereka melampaui perkiraan normal, lebih dari itu karyawan akan lebih patuh terhadap panggilan tugas, karena mereka ingin mengulang pengalaman positif mereka.
b. Komitmen Organisasi
 Komitmen Organasisasi merupakan faktor lainnya yang berperan dalam membentuk perilaku kewargaan organisasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ditemukan bahwa komitmen afektif merupakan prediktor pada perilaku kewargaan organisasi, sehingga komitmen organisasi sangat berpengaruh terhadap munculnya perilaku kewargaan organisasi.
 c. Kepribadian
 Perbedaan individu merupakan prediktor yang memainkan peran penting pada seorang karyawan, sehingga karyawan tersebut akan menujukan perilaku kewargaan organisasi mereka, maka diyakini bahwa beberapa orang yang menunjukan kepribadian mereka akan lebih mungkin untuk menampilkan perilaku kewargaan organisasi.
 d. Kepemimpinan Transformasional
Kepemimpinan transformasional mendorong karyawan untuk mengikuti visi organisasi dan memotivasi mereka untuk mencoba mencapai tujuan tersebut dengan menunjukan perilaku yang diharapkan oleh organisasi. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa karyawan akan memberikan kontribusi melebihi tugas formal (PKO) karena mereka termotivasi unntuk mencapai visi organisasi tanpa meminnta imbalan.
e. Kualitas Hubungan Atasan-Bawahan
 Perilaku kewargaan orgnisasi juga dipengaruhi oleh hubungan antara atasan dan bawahan yang selama ini terjalin. Semakin bawahan merasa dekat dengan atasan, merasa diberi kepercayaan oleh atasan, merasa diperhatikan atasan maka akan semakin tinggi perilaku kewargaan orgnisasi karyawan tersebut.
 f. Iklim Organisasi
Iklim organisasi dapat menjadi penyebab kuat atas berkembangnya perilaku kewargaan orgnisasi. Di dalam ilkim organisasi yang positif, karyawan dapat merasa lebih ingin melakukan pekerjaanya melebihi apa yang telah di isyaratkan dalam uraian pekerjaan, dan akan selalu mendukung tujuan organisasi jika mereka diperlakukan oleh atasan dengan sportif dan dengan penuh kesadaran serta percaya bahwa mereka diperlakukan adil oleh organisasinya.
 g. Budaya Organisasi
Budaya organisasi yang kuat mempengaruhi tingkat keeratan bagi karyawan untuk mencapai tujuan organisasi, sehingga budaya organisasi yang kuat dapat terkondisi dengan baik akan mendukung pada munculnya perilaku kewargaan organisasi.

Tidak ada komentar: