Pada dasarnya, iklim organisasi adalah proses mengukur "budaya" dari suatu organisasi, hal ini adalah satu set properti dari lingkungan kerja yang dirasakan langsung atau tidak langsung oleh karyawan, dan diasumsikan menjadi kekuatan utama dalam mempengaruhi perilaku karyawan (Permarupan, Saufi, Kasim, & Balakrishnan, 2013). Iklim organisasi merupakan konsep kebermaknaan yang membawa kesimpulan yang signifikan untuk mengenali karyawan perilaku dalam suatu organisasi. Selain itu diterima dengan baik, dimana setiap anggota organisasi memainkan peran penting dalam menciptakan iklim organisasi yang tepat serta dapat mengembangkan sumber daya manusia untuk sistem sosial yang lebih baik. Ini terjadi ketika karyawan merasa bahwa iklim organisasi mereka sebagai tempat yang bagus untuk bekerja dan pada akhirnya akan membuat mereka "tetap" dengan organisasi (Mitchell & Lee dalam Hashim, Ishak, & Hilmi, 2015). Iklim organisasi didefinisikan sebagai persepsi karyawan tentang fitur organisasi seperti pengambilan keputusan dan norma-norma di tempat kerja (Stone dalam Chaur-luh, 2014). Dapat disimpulkan bahwa iklim organisasi adalah sebuah konsep kebermaknaan yang diambil karyawan melalui apa yang dirasakan karyawan melalui lingkungan tempatnya bekerja, sehingga mempengaruhi pengambilan keputusan, sikap serta perilaku positif dalam bekerja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar