Selasa, 22 Oktober 2019

Pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap work engagement (skripsi dan tesis)


Kepemimpinan transformasional merupakan kepemimpinan yang menginspirasi para pengikut untuk melampaui kepentingan pribadi mereka dan yang mampu membawa dampak mendalam dan luar biasa pada pengikut (Cavazott et.al, 2011 dalam Mahendra, 2015). Munandar (2001) dalam (Mujiasih, 2012) menyebutkan bahwa kepemimpinan transformasional merupakan kepemimpinan yang berupaya untuk membantu bawahan mengubah perilaku mereka dalam berorganisasi agar memiliki kemampuan dan motivasi tinggi, serta berkeinginan untuk memiliki prestasi kerja yang tinggi dan bermutu untuk mencapai tujuan organisasi. Dalam penelitian Susanto, et.al (2016) mengatakan bahwa pemimpin yang dapat meningkatkan employee engagement menurut Wallace et.al (2009) adalah pemimpin menjadi sumber inspirasi; pemimpin mengkomunikasikan bahwa karyawan mempunyai peran yang penting dalam kesuksesan perusahaan; pemimpin memiliki visi yang berorientasi pada masa depan; pemimpin melibatkan bawahannya terhadap visi yang dimiliki dan pemimpin menjadi mentor/panutan bagi bawahannya.
Dari ciri ciri kepemimpinan yang dinyatakan Wallace, et.al mencerminkan dimensi dimensi kepemimpinan transformasional yaitu motivasi inspirasi, efek idealisme, stimulasi intelektual dan pertimbangan individual. Dengan kata lain tipe kepemimpinan ini merupakan aktifitas pemimpin untuk memberikan insipirasi dan motivasi bawahannya dalam menyelesaikan pekerjaannya. Gaya kepemimpinan transformasional mampu membuat bawahan merasa percaya, bangga, loyal dan hormat terhadap atasan serta termotivasi untuk melakukan lebih dari yang diharapkan. Tipe pemimpin ini mampu menanamkan ke persepsi karyawannya bahwa hasil kerja yang mereka lakukan memiliki manfaat yang penting buat dirinya dan perusahaan sehingga akan membuat karyawan merasa bangga dengan pekerjaannya dan karyawan berkemauan untuk terlibat lebih dalam dengan pekerjaannya. Work engagement seorang karyawan ditandai dengan rasa semangat, rasa pengabdian, dan rasa penghayatan dalam melakukan pekerjaan (Schaufeli et.al, 2002 dalam Raharjo & Witiastuti, 2016). Gaya kepemimpinan transformasional memiliki peran penting di dalam organisasi karena mampu menginspirasi para karyawan terhadap pencapaian tujuan organisasi yang lebih tinggi dan juga akan memperhatikan kebutuhan dan kesejahteraan karyawan, sehingga karyawan akan merasa kagum oleh pemimpinnya lalu akan meningkatkan keterikatan kerjanya

Tidak ada komentar: