Jumat, 27 September 2019

Attitude toward Green Product (skripsi dan tesis)

Sikap (attitude) adalah kecenderungan psikologis yang diekspresikan dengan mengevaluasi suatu entitas tertentu dengan beberapa pertimbangan yang menguntungkan atau merugikan (Eagly dan Chaiken, 1995). Keyakinan (beliefs) dan evaluasi (evaluation) adalah unsur yang membentuk sikap (Assael, 1998). Seseorang dapat memegang beberapa keyakinan terhadap sebuah obyek, selanjutnya keyakinan tersebut dievaluasi dan secara bersama-sama membentuk sikap. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kausalitas mengalir secara urut dari nilai-nilai (values) kemudian sikap (attitude) dan selanjutnya perilaku (behavior), membentuk hubungan hirarkis nilai-sikap-perilaku (value-attitude-behavior) (Thøgersen dan Olander, 2002). Ini berarti bahwa nilai-nilai berdampak pada sikap, yang pada gilirannya mempengaruhi perilaku seseorang. Kepercayaan yang paling umum dipegang tentang produk hijau adalah bahwa produk tersebut lebih sehat dan menjanjikan perlindungan terhadap lingkungan yang lebih baik. Jadi, kepedulian pada kesehatan dan pada lingkungan adalah dua faktor yang paling sering dinyatakan untuk merumuskan pembelian produk hijau (Polonsky dan Ottmann, 1998). Kesadaran akan kesehatan diri (health conciousness), sikap peduli lingkungan (environmental atiitude) dan persepsi kualitas (perceived quality) diyakini menjadi faktor penentu sikap terhadap produk hijau (Attitude toward organic foods).

Tidak ada komentar: