Orientasi nilai didefinisi sebagai
kecenderungan individu untuk mencapai
tujuan yang diinginkan, beragam
berdasarkan tingkat kepentingannya, dan
mengarahkan prinsip-prinsip dalam
kehidupan orang (Laroche et al., 2004). Nilai
ini membuat makna secara intuitif yang
mengarahkan perilaku individu. Nilai
dikelompokkan dalam empat dimensi, yaitu
individualis, kolektivis, kesenangan, dan
keamanan.
Individualis menunjukkan orientasi
individu terhadap nilai-nilai yang
berkecenderungan pada perilaku yang
lebih berorientasi pada dirinya sendiri.
Individu yang individualis akan bersaing
dengan individu lain untuk mencapai
sesuatu status untuk kepentingan dirinya
sendiri.
Nilai individualis diukur melalui tiga
indikator: keinginan pencapaian tujuan
dikonseptualisasi sebagai suatu dimensi
yang berkaitan dengan ambisi, kesuksesan,
kemampuan, intelejensi, kemampuan
mempengaruhi. Kedua, pengarahan diri
dikonseptualisasi sebagai dimensi yang
berkaitan dengan kreativitas, pemilihan
tujuan. Ketiga, kebebasan dikonseptualisasi
sebagai kebebasan, keingintahuan,
ketidaktergantungan, dan penghargaan diri.
Kolektivisme didefinisi sebagai
orientasi individu terhadap nilai-nilai yang
berkecenderungan pada perilaku yang
lebih berorientasi pada kepentingan
lingkungan.
Kelompok konsumen yang
mempunyai nilai-nilai kolektivis
berkecenderungan untuk mendukung
program ramah lingkungan (Laroche et al.,
2004). Ada tiga dimensi untuk menjelaskan
nilai kolektivisme. Pertama, mencintai
(loving) yang dioperasionalisasi sebagai
pecinta, penghargaan tradisi, ketulusan hati.
Kedua, suka membantu (helpfull)
dioperasionalisasi sebagai kesiapan
membantu, bertanggung jawab, bekerja
untuk orang lain. Ketiga, kehangatan
hubungan dengan orang lain yang
dioperasionalisasi sebagai persahabatan,
kebersamaan, dan rasa aman keluarga.
Kesenangan (fun/enjoyment) didefinisi
sebagai perilaku yang cenderung senang
menikmati hidup berkaitan dengan
lingkungan (Laroche et al., 2001). Variable
ini dioperasionalisasi sebagai perasaan
kegembiraan, kesukaan, kesenangan dalam
menikmati hidup. Sementara keamanan
(security) didefinisi sebagai perilaku
individu yang berkecenderungan untuk
mengutamakan keamanan dalam hidup
berkaitan dengan lingkungan. Variable ini
dioperasionalisasi sebagai keamanan untuk
berkonsumsi dan bebas polusi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar