Produksi sering
digunakan dalam suatu operasi yang menghasilkan output, baik barang maupun
jasa. Produksi adalah kegiatan atau proses yang mentransformasikan masukan (input) menjadi hasil (output). Jadi didalam pengertian
produksi dan operasi tercakup proses yang merubah masukan (input) dan menggunakan sumber-sumber daya untuk menghasilkan
keluaran (output) baik barang maupun
jasa (Assuari, 1993).
Menurut (Assauri,
1993) pengertian produksi dan operasi dalam ekonomi adalah kegiatan yang
berhubungan dengan usaha untuk menciptakan dan menambah kegunaan suatu barang
atau jasa. Kegunaan/utilitas dibedakan karena bentuk, tempat, waktu dan
pemilikan, sehingga produksi dan operasi adalah penambahan atau penciptaan
kegunaan karena bentuk dan tempat, sehingga perlu faktor-faktor produksi.
Faktor produksi terdiri dari tanah, modal, tenaga kerja, ketrampilan
manajerial, ketrampilan teknis dan teknologi. Faktor produksi sebagai input
dalam proses produksi terdiri dari bahan, peralatan mesin, manusia (tenaga
kerja dan skill) metode kerja dan dana.
Pendapat Bambang
Tri Cahyono (1996) manajemen adalah kegiatan atau usaha yang dilakukan untuk
mencapai tujuan dengan menggunakan atau mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan
orang lain. Disini ada tiga unsur penting yaitu adanya orang yang lebih dari
satu dan adanya tujuan yang ingin dicapai dan orang yang bertanggung jawab akan
tercapainya tujuan tersebut.
Pengertian
manajemen ada kaitannya dengan pengertian organisasi. Organisasi adalah alat
untuk mencapai tujuan dalam manajemen. Manajemen produksi adalah suatu proses
manajemen yang diterapkan dalam bidang produksi di dalam produksi. Manajemen
produksi merupakan suatu kegiatan untuk mengadakan pengorganisasian,
perencanaan, pengarahan, pengkoordinasian, pengawasan dan pengendalian
produksi. Kegiatan produksi saling berkaitan satu dengan yang lainnya, baik
pada bagian pemasaran, bagian pengadaan bahan baku , bagian personalia, bagian keuangan,
maupun bagian-bagian lainnya (Agus Ahyari, 1995).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar