Menurut Ramli (2010) dalam buku pedoman praktis
manajemen risiko dalam perspektif k3 (2010), identifikasi bahaya
memberikan berbagai manfaat antara lain :
a. Mengurangi peluang kecelakaan
Identifikasi bahaya dapat mengurangi peluang terjadinya
kecelakaan, karena identifikasi bahaya berkaitan dengan faktor
penyebab kecelakaan. Dengan melakukan identifikasi bahaya
maka berbagai sumber bahaya yang merupakan pemicu
kecelakaan dapat diketahui dan kemudian dihilangkan
sehingga kemungkinan kecelakaan dapat ditekan.
b. Untuk memberikan pemahaman bagi semua pihak (pekerja-
manajemen dan pihak terkait lainnya) mengenai potensi bahaya
dari aktivitas perusahaan sehingga dapat meningkatkan
kewaspadaan dalam menjalankan operasional perusahaan.
c. Sebagian landasan sekaligus masukan untuk menentukan
strategi pencegahan dan pengamanan yang tepat dan efektif.
Dengan mengenal bahaya yang ada, manajemen dapat
menentukan skala prioritas penanganannya sesuai dengan
tingkat risikonya sehingga diharapkan hasilnya akan lebih
efektif.
d. Memberikan informasi yang terdokumentasi mengenai sumber
bahayadalam perusahaan kepada semua pihak khususnya
pemangku kepentingan. Dengan demikian mereka dapat
memperoleh gambaran mengenai risiko suatu usaha yang akan
dilakukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar