Sabtu, 02 Desember 2023

Pengaruh Kepemimpinan Autentik terhadap Kepuasan Kerja


Darvish dan Rezaefi (2011) dalam “The Impact of Authentic Leadership
on Job Satisfaction and Team Commitment” meneliti 80 responden
menggunakan kuisioner dengan alat ukur SPSS 18.0. Hasil penelitian
menunjukan bahwa ada korelasi yang bermakna dan positif antara
kepemimpinan autentik, kepuasan kerja dan komitmen tim. Dapat disimpulkan
juga bahwa tim dengan karakteristik yang lebih autentik dalam pemimpin
mereka memiliki karyawan lebih puas dan berkomitmen dalam bekerja. Hasil
penelitian ini menunjukan bahwa persepsi pengikut kepemimpinan autentik
yang positif berhubungan dengan kepuasan kerja individu dan komitmen tim.
Persamaan penelitian ini adalah sama-sama menggunakan variabel
kepemimpinan autentik sebagai variabel independen dan kepuasan kerja
sebagai variabel dependen. Perbedaan penelitian ini adanya tambahan variabel
manajemen talenta sebagai variabel eksogen dan keterikatan kerja sebagai
variabel mediasi. Lokasi penelitian ini juga dilaksanakan di tempat yang
berbeda.
Wong dan Laschinger (2012) dalam penelitian “Authentic Leadership,
Perpormance and Job Satisfaction :The Mediating role of Empowerment”
meneliti 280 responden dengan menggunakan kuisioner. Hasil penelitian
menunjukan bahwa kepemimpinan autentik secara signifikan berhubungan
dengan kepuasan kerja dan kinerja melalui efek positif pada pemberdayaan.
Persamaan penelitian ini adalah menggunakan variabel kepemimpinan autentik
sebagai variabel independen dan kepuasan kerja sebagai variabel dependen.
Adapun perbedaan penelitian ini adanya variabel manajemen talenta sebagai
variabel eksogen dan keterikatan kerjasebagai variabel mediasi. Lokasi
penelitian ini juga dilakukan di tempat yang berbeda.
Yon et.al, (2016) dalam “A Study of Relationship of Authentic
Leadership, Job Satisfaction, Organizational Comitment and Self-efficacy”
meneliti 248 dengan kuisioner menggunakan SPSS 20.0 program. Hasil
penelitian menunjukan hanya kesadaran diri diantara faktor tingkat
kepemimpinan autentik dari pemimpin perusahaan yang menunjukan
signifikansi secara statistik berpengaruh pada kepuasan kerja. Ini adalah
mengenai efek langsung dari kepemimpinan autentik pada sikap dan perilaku
para pengikut. Hal ini diasumsikan bahwa tidak ada efek langsung karena
kepemimpinan autentik tidak dapat mempengaruhi kepuasan kerja secara
langsung tetapi perlu efek dan variabel mediasi. Persamaan penelitian ini adalah
adanya variable kepemimpinan autentik sebagai variabel independen dan
kepuasan kerja sebagai variabel dependen. Perbedaan penelitian ini adanya
tambahan variabel eksogen manajemen talenta dan keterikatan kerja sebagai
variabel mediasi.

Tidak ada komentar: