Sabtu, 02 Desember 2023

Hubungan Manajemen Talenta terhadap Keterikatan Kerja


Proses manajemen talenta diawali dengan perekrutan, pengembangan
dan promosi karyawan yang berprestasi. Proses manajemen talenta sesuai akan
memberikan damapak yang baik pada organisasi dan juga berdampak pada
tingkat keterikatan kerja terhadap organisasi dia bekerja. Ketika pembebanan
kerja yang diberikan perusahaan kepada pegawai rendah maka keterikatan kerja
di dalamnya juga rendah (Bhatnagar, 2007). Manajemen talenta dalam
penelitian ini ditunjukan pada proses perencanaan karir bersamaan dengan
insentif dan dukungan organisasional kepada pegawai agar memperoleh
keterikatan kerja yang tinggi. Praktek manajemen talenta maupun budaya
organisasi mempengaruhi keterikatan kerja, sementara dukungan organisasi
secara tidak langsung mempengaruhi keterikatan kerja di mana dimensi
dukungan organisasi secara tidak langsung mempengaruhi keterikatan kerja
(Sadeli, 2017). Praktek manajemen talenta (ukungan manajerial, pengembangan
karis, dan pengakuan dan penghargaan) memiliki pengaruh positif terhadap
keterikatan kerja (Alias et.al, 2017). Penelitian ini menekankan pentingnya
keterlibatan kerja sebagai mediator hubungan antara manajemen SDM dan
kinerja organisasi dalam konteks manajemen talenta

Tidak ada komentar: