a.Definisi Citra EmosionalSach (2010) berpendapat citra adalah pengetahuan mengenai kita dan sikap-sikap terhadap kita yang mempunyai kelompok-kelompok yang berbeda. Citra adalah kesan, perasaan, gambaran dari public terhadap suatu objek. Kesan yang dengan sengaja diciptakan dari suatu obyek, orang atau
organisasi.Soemirat dan Ardianto (2010), medefinisikan citra sebagai gambaran tentang realitas dan tidak harus sesuai dengan realitas, citra adalah dunia menurut persepsi.pengertian para pakar di atas, citra dapat diartikan sebagai gambaran yang didapat oleh lingkungan di sekitar atau pihak lain sebagai hasil dari pengalaman dan pengetahunnya tentang suatu obyek.Citra (image)pariwisata menurut Kotler dalam Pitana dan Diarta (2010) adalah kepercayaan yang dimiliki oleh wisatawan mengenai produk atau pelayanan yang wisatawan beli atau akan beli. Citra emosionaltidak selalu terbentuk dari pengalaman atau fakta, tetapi dapat dibentuk sehinggamenjadi faktor motivasi ataupendorong yang kuat untuk melakukan perjalanan wisatawan ke suatu destinasi pariwisata. Citra emosionalberdasarkan penilaian wisatawan dapat berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya. Coban (2012) dalam penelitiannya menjelaskan bahwa citra emosionalterdiri dari hasil penilaian rasional atau citra kognitif (cognitive image)dan penilaian emosional atau citra afektif (affective image)dari destinasi itu sendiri.Berdasarkan pada beberapa definisi di atas maka peneliti menyimpulkan bahwasannya citra emosionaladalah gambaran yang di berikan oleh tempat wisata yang bisa memberikan dampak bagi minat wisatawan untuk kembali berkunjung ke objek wisatatersebut. Citra emosionalmerupakan persepsi wisatawan terhadap obyek wisata yang ditimbulkan oleh obyek wisata tersebut. Citra emosionalpenting
dikembangkan agar obyek wisata memiliki ciri khas tersendiri yang dikenal konsumen dan yang berbeda dengan obyek wisata yang lain.b.Nilai EmosionalNilai emosional merupakan nilai yang berasal dari kemampuan produk untuk menimbulkan perasaan positif pada diri konsumen. Atribut-atribut dari nilai emosional meliputi kemampuan sebuah produk untuk menimbulkan rasa ingin mengkonsumsi produk tersebut dan kemampuan sebuah produk untuk menciptakan rasa senang atau puas pada konsumen.Nilai emosional akan mempengaruhi kepuasan konsumen karena berkaitan dengan kemampuan produk menciptakan rasa senang bagi penggunanya. Semakin tinggi nilai emosional yang terbentuk maka akan semakin tinggi pula kepuasan konsumen.c.Indikator Citra EmosionalInstrumen yangdigunakan untuk mengukur variabel citra emosionalada Sembilan indikator,yaitu lingkungan, wisata alam, acara dan hiburan, atraksibersejarah/budaya, infrastruktur, aksesibilitas, relaksasi, kegiatan luar ruangan,serta harga dan nilai(Weisheng et al, 2016)1)Lingkungan, yaitu keadaan lingkungan di dalam maupun di sekitar objekwisata. Hal ini meliputi kemanan lokasi wisata, kebersihan,keramahtamahan warga, dan ketenangan suasana2)Wisata alam, merupakan keadaan wisata alam atau keindahan pemandangandi objek wisata3)Acara dan hiburan, yaitu ragam acara dan hiburan yang disajikan di lokasiobjek wisata.
4)Atraksi bersejarah/budaya, yaitu keadaan kebudayaan lokal yang menjadiciri khas dari objek wisata5)Infrastruktur, yaitu fasilitas pendukung yang ada di dalam dan sekitar objekwisata6)Aksesibilitas, yaitu kelancaran atau kemudahan akses untuk mencapai lokasiobjek wisata7)Relaksasi, yaitu kondisi atau keadaan dimana objek wisata dapat membantupengunjungnya untuk menenangkan pikiran serta menyegarkan tubuhnya8)Kegiatan luar ruangan, yaitu kegiatan yang bisa dilakukan pengunjung dialam terbuka di dalam dan sekitar objek wisata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar