Selasa, 07 Juni 2022

Unsur-Unsur Sistem Pengendalian Manajemen (skripsi, tesis, dan disertasi)

Menurut Anthony dan Govindarajan (2005:1) unsur-unsur sistem pengendalian manajemen meliputi:“1.Perencanaan Strategis2.Pembuatan anggaran3.Alokasi sumberdaya4.Pengukuran5.Evaluasi6.Penghargaan atas kinerja7. Alokasi pusat tanggungjawab8.Penetapan harga transfer”Menurut Thomas Sumarsan (2013:9) bahwa suatu sistem pengendalian manajemen yang dapat diandalkan (reliable) harus memenuhi unsur-unsur sebagai berikut:“1.Keahlian karyawan (pegawai) sesuai dengan tanggungjawabnyaFaktor yang paling penting dalam pengendalian adalah adanya karyawan yang dapat menunjang suatu sistem agar dapat berjalan dengan baik.Karyawan dikatakan ideal apabila tingkat pendidikan dan keahlian yang dimiliki sesuai dengan tanggung jawabnya.Tingkat perputaran karyawan yang terlalu tinggi sering menimbulkan permasalahan dalam pengendalian manajemen.karyawan baru yang belum berpengalaman memiliki potensi membuat kesalahan dibandingkan dengan karyawan lama yang telah berpengalaman. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan mutu karyawan dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sehingga karyawan dapat memberikan kontribusinya secara maksimal.2.Pemisahan TugasPemisahaan tugas/fungsi bertujuan supaya tidak ada seorang karyawan yang merangkap untuk mengendalikan dua atau tiga tanggungjawab tugas/fungsi sekaligus yang dapat menimbulkan potensi terjadinya kelemahan pengendalian dan bermuara pada kerugian bagiorganisasi.3.Sistem pemberian wewenang, tujuandan teknik serta pengawasan yang wajar untuk mengadakan pengendalian atas harta, utang, penerimaan dan pengeluaran.Setiap manajemen bertanggungjawab untuk menentukan pemberian wewenang, tujuan dan teknik serta pengawasan di lingkungan organsasinya.Demikian juga setiap manajemen bertanggungjawab
untuk menentukan, melaksanakan dan memelihara serta meningkatkan sistem pengendalian manajemennya.Manajemen harus menentukan ukuran besaran tertentu secara bertingkat untuk setiap jenjang dalam sistem pencatatannya dan prosedur pengawasan untuk persetujuannya.Sistem pemberian wewenang tersebut dapat bersifat umum dan dapat didelegasikan ke tingkat manajemen yang lebih rendah.Tetapi wewenang yang sifatnya sangat penting masih perlu dipegang oleh manajemen tertinggi.4.Pengendalian terhadap penggunaan harta dan dokumen serta formulir yang pentingPengendalian atas harta, catatan dan dokumen organisasi memiliki tujuan menghindari adanya kesalahan dan ketidak beresan dari karyawan yang tidak bertanggungjawab.Pengendalian secara fisik dilakukan dengan pembatasan wewenang pada karyawan tertentu.Sedangkan untuk menghindari adanya penyalahgunaan wewenang, dilakukan dengan melaksanakan penyimpangan secara baik terhadap formulir-formulir yang sangat penting untuk pekerjaan pencatatan dan pengawasan.5.Periksa fisik harta dengan catatan harta dan utang, atau yang benar-benar ada dan mengadakan tindakan korelasi jika dijumpai adanya perbedaan.Periksa fisik merupakan salah satu bentuk teknik pengendalian, oleh sebab itu manajemen harus selalu mengadakan perbandingan secara periodikdengan bukti yang independen tentang kebenaran fisik dan kewajaran penilaian atas transaksi yang telah dicatat. Pencatatan secara periodikini dapat meliputi: penghitungan fisik saldo kas, rekonsiliasi saldo bank, dan teknik lainnya untuk menentukan apakah catatan telah sesuai dengan fisik.”

Tidak ada komentar: