Perusahaan merancang sistem pengendalian internal dengan maksud untuk memperoleh jaminan yang memadai (reasonable assurance)atas pengamanan aset dan kendalan catatan akuntansi perusahaan. Konsep tentang “jaminan yang memadai (reasonable assurance)” menyiratkan pemahaman bahwa sistem pengendalian internal yang diimplementasikan tidak sepenuhnya dapat menjamin/ mengatasi risiko operasional, keamanan aset serta kendalan catatan akuntansi suatu entitas, karena beberapa alasan, yaitu:1.Faktor lingkungan.SIA dan organisasi perusahaan merupakan sistem yang terbuka, artinya faktor lingkungan di luar SIA atau diluar entitas perusahaan ikut menentukan kualitas SIA dan/ atau perusahaan antara lain seperti bencana alam (banjir, sunami), kondisi politik dan ekonomi suatu negara, dan sebagainya.2.Faktor kompetensi dan integritas sumber daya manusia.Unsur manusia sesungguhnya menjadi faktor yang paling menentikan. Sistem menjadi tidak efektifapabila didalam organisasi/ perusahaan terdapat kejahatan yang dilakukan secara berjamaah (kolusi), apalagi
kolusi tersebut melibatkan pimpinan puncak suatu organisasi/ perusahaan.Faktor biaya.3.Faktor biaya selalu menjadi pertimbangan utama dalam mengimplementasikan sistem pengendalian internal. Biaya yang timbul dari pengimplementasian sistem pengendalian internal tentu saja tidak boleh melebihi manfaat yang akan diperoleh dari sistem tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar