Jumat, 10 Juni 2022

Dokumen Dalam Sistem Pengendalian Piutang (skripsi, tesis dan disertasi)

Di dalam setiap transaksi keuangan khususnya piutang terdapat beberapa dokumen. Fungsi dari dokumen-dokumen tersebut adalah sebagai pengendalian perusahaan atas transasksi tersebut. Gelinas (2014:401)[14] mengungkapkan mengenai dokumen pokok yang terdapat dalam sistem informasi akuntansi piutang adalah faktur (invoice). Faktur adalah sebuah dokumen bisnis yang digunakan vendor untuk memberitahukan kepada pelangan mengenai kewajiban untuk membayar penjual atas barang yang sudah dipesan dan dikirim. Mulyadi (2016:208)[1] mengungkapkan mengenai dokumen pokok yang terdapat dalam sistem informasi akuntansi piutang. Dokumen pokok yang digunakan adalah: a.Faktur Penjualan Dalam pencatatan piutang, dokumen ini digunakan sebagai dasar pencatatan timbulnya piutang dari transaksi penjualan kredit. Dokumen ini dilampiri dengan surat muat (bill of lading) dan surai order pengiriman sebagai dokumen pendukung untuk mencatat transaksi penjualan kredit.
 b.Bukti Kas Masuk Dalam pencatatan piutang, dokumen ini digunakan sebagai dasar pencatatan berkurangnya piutang dari transaksi pelunasan piutang oleh debitur. c.Memo Kredit Dalam pencatatan piutang, dokumen ini digunakan sebagai dasar pencatatan retur penjualan. Dokuemen ini dikeluarkan oleh Bagian Order Penjualan, dan jika dilampiri dengan Laporan Penerimaan Barang yang dibuar oleh Bagian Penerimaan, merupakan dokumen sumber untuk mencatat transaksi retur penjualan. d.Bukti Memorial (Journal Voucher) Bukti memorial adalah dokumen sumber untuk dasar pencatatan transaksi ke dalam jurnal umum. Dalam pencatatan piutang, dokumen ini digunakan sebagai dasar pencatatan penghapusan piutang. Dokumen ini dikeluarkan oleh fungsi kredit yang memberikan otorisasi penghapusan piutang yang sudah tidak dapat ditagih lagi.

Tidak ada komentar: