Jumat, 10 Juni 2022

Definisi Perencanaan (skripsi, tesis dan disertasi)

Menurut Abe (2001: 43) perencanaan tidak lain dari susunan (rumusan) sistematik mengenai langkah (tindakan-tindakan) yang akan dilakukan di masa depan, dengan didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan yang seksama atas potensi, faktor-faktor eksternal dan pihak-pihak yang berkepentingan dalam rangka mencapai suatu tujuan tertentu. Dalam pengertian ini, termuat hal-hal yang merupakan prinsip perencanaan, yakni: (1) apa yang akan dilakukan, yang merupakan jabaran dari visi dan misi; (2) bagaimana mencapai hal tersebut; (3) siapa yang akan melakukan; (4) lokasi aktivitas; (5) kapan akan dilakukan, berapa lama; dan (6) sumber daya yang dibutuhkan. Burhanudin (1994: 168) mendefinisikan perencanaan sebagai berikut : “perencanaan merupakan suatu proses kegiatan pemikiran yang sistematis mengenai apa yang akan dicapai, kegiatan yang harus dilakukan, langkah-langkah, metode, dan tenaga yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan kegiatan pencapaian tujuan yang dirumuskan secara rasional dan logis serta berorientasi kedepan dan masa kini”. Banyak organisasi yang tidak memiliki perencanaan yang baik, umumnya itu karena para pengelolanya kurang memahami mengapa organisasi seharusnya merencanakan. Menurut Amir (2006: 8) terdapat 3 (tiga) alasan pengelola organisasi harus merencanakan, yaitu :
 a)Membuat arah umum pada masa depan organisasi. b)Mengidentifikasikan sumber daya organisasi yang diperlukan untuk mencapai arah di atas dan 28 Implementasi kebijakan membuatnya berkomitmen untuk mencapai sasaran. c)Memutuskan pekerjaan apa yang akan dilakukan untuk mencapai sasaran itu, artinya harus dibuat program kerja. Perencanaan dapat diartikan upaya merumuskan arah masa depan organisasi, menetapkan sasaran dan cara-cara untuk mencapai sasaran itu (Amir, 2006: 8). Sama halnya dengan Salam (2004: 16) menyebutkan bahwa perencanaan adalah usaha membuat pilihan tindakan dari berbagai alternatif yang mungkin dapat tersedia yang meliputi strategi, kebijakan, program, proyek dan prosedur dalam mencapai tujuan organisasi. Fayol yang dikutip (Amir, 2006: 96) bahwa perencanaan merupakan ”Managing means looking Ahead” yang namanya mengelola itu adalah sesuatu yang memandang ke masa depan. Perencanaan menuntun kita menemukan kemana arah yang akan dituju oleh organisasi, oleh setiap unit kerja, dan oleh individu yang ada dalam unit itu. Perencanaan mendukung semua fungsi manajemen lain seperti misalnya pada fungsi pengorganisasian, pengelola organisasi merencanakan berapa banyak posisi yang ada, berapa tingkatannya, dan berapa personil yang ada dalam satu unit kerja, dan mendukung fungsi-fungsi manajemen yang lain, sehingga dapat
 dikatakan bahwa perencanaan merupakan pondasi dari manajemen sendiri menurut Koontz & Weihrich dalam (Amir, 2006: 24).

Tidak ada komentar: