Sabtu, 21 Mei 2022

 Metode Pengumpulan Harga Pokok Produksi (skripsi tesis dan disertasi)


1. Produk atas Dasar Pesanan (job Order Cost)
Dalam metode ini proses produksinya berjalan atas pesanan pembeli
dimana produk yang dihasilkan sangat tergantung pada selera pembeli.
Metode harga pokok atas dasar pesanan ini memiliki karakteristik tersendiri,
dimana karakteristik tersebut akan berpengaruh terhadap pengumpulan biaya
produksi yang digunakan oleh perusahaan tersebut.
Adapun karakteristik-karakteristik dalam metode pengumpulan harga
pokok produksi berdasarkan pesanan, menurut Supriyono (1999) adalah
sebagai berikut:
a. Perusahaan memproduksi berbagai macam produk sesuai dengan
spesifikasi pemesanan dan setiap jenis produk perlu dihitung harga pokok
produksinya secara individu.
b. Biaya produksi harus digolongkan berdasarkan hubungannya dengan
produk menjadi dua kelompok, yaitu: biaya produk langsung dan biaya
produk tidak langsung.
c. Biaya produk langsung terdiri dari biaya bahan baku dan tenaga kerja
langsung sedangkan biaya produksi tidak langsung disebut dengan istilah
biaya overhead pabrik.
d. Biaya produksi langsung diperhitungakan sebagai harga pokok produksi
pesanan tertentu berdasarkan biaya yang sesungguhnya terjadi,
sedangkan biaya overhead pabrik diperhitungkan dalam harga pokok
pesana berdasarkan tarif yang ditentukan.
e. Harga pokok produksi per unit dihitung pada saat pesanan selesai
diproduksi dengan cara membagi jumlah biaya produksi yang
dikeluarkan untuk pesanan tersebut dengan jumlah unit produk yang
dihasilkan dalam pesanan yang bersngkutan.
2. Produk atas Dasar Proses (process costing)
Menurut Mulyadi (2009) adapun karakterisrik perusahaan yang
menggunakan metode harga pokok berdasarkan metode ini adalah:
a. Produk yang dihasilkan menggunakan produk standar.
b. Produk yang dihasilkan dari bulan ke bulan adalah sama.
c. Kegiatan produksi dimulai dengan diterbitkannya perintah produksi yang
berisi rencana produksi produk standar untuk jangka waktu tertentu.
Berdasarkan uraian diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa penggunan
metode harga pokok dapat dilakukan sesuai dengan jenis perusahaan, apakah
produksinya berdasarkan pesanan ataupun produk atas dasar proses sehingga tidak
terjadi keslahan dalam melakukan perhitungan harga pokok

Tidak ada komentar: