Menurut K.R Subramanyam dan John J. Wild yang diterjemahkan oleh
Dewi Yanti (2014:135) sebelum menentukan apakah sebuah perusahaan
melakukan manajemen laba, seorang analisis harus memeriksa hal berikut:
1. Insentif melakukan, manajemen laba
Manajemen laba tidak dilakukan kecuali jika terdapat insentif bagi
manajer. Insentif ini telah dibahas sebelumnya dan seorang analis harus
mempertimbangkan insentif tersebut.
2. Reputasi dan masa lalu manajemen
Perlu untuk menilai reputasi dan integritas manajemen. Membaca laporan
keuangan periode lalu, persyaratan SEC, laporan audit, penggantian
auditor, dan media keuangan memberikan informasi yang berguna untuk
masalah ini.
3. Pola yang konsisten.
Tujuan manajemen laba adalah mempengaruhi angka paling bawah seperti
laba atau rasio utama seperti debt to equity atau interest coverage. Perlu
diverifikasi apakah komponen laba (atau neraca) tertentu telah diubah
untuk tujuan tertentu.
4. Kesempatan melakukan manajemen laba
Sifat aktivitas usaha menentukan sejauh mana manajemen laba dapat
dilakukan. Jika sifat aktivitas usaha membutuhkan penilaian yang cukup banyak untuk menentukan angka laporan keuangan, maka semakin besar
kesempatan untuk melakukan manajemen laba.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar