Jumat, 06 Mei 2022

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kreativitas (skripsi tesis dan disertasi)

Pada mulanya, kreativitas dipandang sebagai faktor bawaan yang hanya dimilikioleh individu tertentu. Dalam perkembangan selanjutnya, ditemukan bahwa kreativitas tidak dapat berkembang secara otomatis tetapi membutuhkan rangsangan dari lingkungan. Berikut pendapat para ahli mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kreativitas.Munandar (dalam Ali & Asrori, 2006: 53) mengemukakan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kreativitas adalah usia, tingkat pendidikan orang tua, fasilitas yang tersedia, dan penggunaan waktu luang.Sedangkan Hurlock (1978: 11) berpendapat bahwa ada beberapa kondisi yang dapat meningkatkan kreativitas, yaitu:a.WaktuKegiatan anak seharusnya jangan diatur sedemikian rupa sehingga hanya sedikit waktu bebas bagi mereka untuk bermain-main dengan gagasan dan konsep serta mencoba dalam bentuk baru dan orisinal.b.Kesempatan menyendiriSinger (dalam Hurlock, 1978) mengatakan bahwa anak membutuhkan waktu dan kesempatan menyendiri untuk mengembangkan kehidupan imajinatif yang kaya.
c.DoronganTerlepas dari seberapa jauh prestasi anak memenuhi standar orang dewasa, mereka harus didorong untuk kreatif dan bebas dari ejekan dan kritik.d.SaranaSarana bermain dan kelak sarana lainnya harus disediakan untuk merangsang dorongan eksperimentasi dan eksplorasi, yang merupakan unsur penting dari semua kreativitas.e.Rangsangan darilingkunganLingkungan rumah dan sekolah harus merangsang kreativitas dengan memberikan bimbingan dan dorongan untuk menggunakan sarana yang akan mendorong kreativitas.f.Hubungan orang tua dan anak yang tidak posesifOrang tua yang tidak terlalu melindungi atau posesif terhadap anak, mendorong anak untuk mandiri dan percaya diri, dua kualitas yang sangat mendukung kreativitas.g.Cara mendidik anakMendidik dengan cara demokratis dan permisif di rumah dan sekolah meningkatkan kreativitas. Sedangkan mendidik secara otoriter memadamkannya.h.Kesempatan untuk memperoleh pengetahuanSemakin banyak pengetahuan yang dapat diperoleh anak, semakin baik dasar untuk mencapai hasil yang kreatif. Pulaski (dalam
Hurlock, 1978) mengatakan bahwa anak harus berisi agar dapat berfantasi.

Tidak ada komentar: