Struktur adalah susunan bagian-bagian dalam suatu bentuk bangunan. Struktur pasar dalam suatu industri yang mengindikasikan derajad persaingan dalam industri. Struktur pasar dalam industri cenderung berubah secara perlahan-lahan, bahkan dapat dianggap tetap atau relatif permanen dalam jangka pendek. Struktur dalam industri, setidaknya, terkait dengan beberapa hal berikut, seberapa tinggi derajad konsentrasi penjual, seberapa tinggi derajad konsentrasi pembeli, seberapa tunggi derajad diferensiasi produk, dan seberapa tinggi tingkat kesulitan yang ditemui oleh perusahaan baru untuk masuk kedalam suatu industri. Struktur pasar merupakan elemen strategis yang relatif permanen darilingkungan perusahaan yang mempengaruhi dan dipengaruhi oleh perilaku dan kinerja didalam pasar. Struktur pasar adalah bahasan yang penting untuk mengetahui perilaku dan kinerja industri. Struktur pasar terdiri atas (5)unsur: (1) Jumlah dan besarnya distribusi penjual; (2) Jumlah dan besarnya distribusi pembeli; (3) Diferensiasi produk; (4) Halangan memasuki pasar; (5) Struktur biaya; (6) Integrasivertikal; (7) Konglomerasi.1.Unsur pertama adalah jumlah dan besarnya distribusi penjual, Pada pasar persaingan sempurna terdapat banyak penjual, dimana tidak ada satupun perusahaan yang dapat mempengaruhi harga.Perusahaan di pasar persaingan sempurna akan menawarkan produknya dengan harga sama dengan opportunity costuntuk memproduksinya (P = MC). Untuk memaksimalkan keuntungan,
perusahaan akan memilih output optimal pada saat MR = MC. Profit perusahaan pada pasar persaingan sempurna, tergantung pada average cost(AC).2.Unsur kedua adalah jumlah dan besarnya distribusipembeli. Jumlah dan besarnya pembeli berpengaruh terhadap struktur pasar. Pada industri mebel jumlah pembeli cukup besar sehingga kecil kemungkinan pembeli dapat mengatur harga, namun pada produk yang dibuat atas dasar pesanan (by order)dalam kuantitas yang besar dan berkelanjutan, pembeli dapat menekan harga penjual.3.Unsur ketiga adalah deferensiasi. Pada pasar persaingan sempurna, produk yang dijual adalah homogen, sehingga tidak mengenal deferensiasi. Deferensiasi produk terjadi pada struktur pasar persaingan monopolistik, pasar oligopoli dan pasar monopoli. Deferensiasi bisa terjadi pada kualitas produk yang sama tetapi berbeda warna, rasa dan lainnya, atau jenis produk yang sama tetapi kualitasnya yang berbeda. Deferensiasi produk dapat menciptakan market power,sehingga dapat menurunkan intensitas persaingan. Unsur keempat adalah halangan memasuki pasar. Hambatan pasar dapat diartikansebagai hambatan masuk industri, yaitu kondisi dimana perusahaan potensial yang akanatau baru masuk ke dalam suatu industri (new entrants) mengalami kesulitan karena tidak memilikibanyak keunggulan kompetitif sebagaimana dimiliki perusahaan yang sudah ada sebelumnya dalam industri tersebut (existing firms). Fenomena ini dapat terjadi karena faktor alamiah (seperti perbedaan akses teknologi yang digunakan dalam proses produksi atau perbedaan struktur biaya antar perusahaan dalam industri) maupun faktor non-alamiah (seperti berbagai tindakan existing firmsyang dirancang untuk mencegah atau menghalangi new entranstuntuk bisa masuk ke dalam industridan kebijakan pemerintah). Disamping itu, hambatan pasar juga bisa diartikan sebagai hambatan keluar dari industri yang, pada umumnya, terjadi karena existing firms sunk cost untuk keluar dari pasar akibat investasi yang telah dilakukannya. Oleh karena itu, existing firms cenderung tidak akan keluar dari industri dan berusaha mempertahankan pangsa pasarnya dari new entrans. Meskipun defenisi hambatan pasar bisa dilihat dari 2 sisi, analisis industri cenderung terfokus pada penggunaan hambatan masuk pasar untuk merepresentasikan hambatan pasar.4Hambatan pasar dapat dibagi menjadi dua kelompok yaitu hambatan masuk pasar(barriers to entry) dan hambatan keluar pasar (barriers to exit). Hambatan masuk pasar merupakan segala sesuatu yang mengahalangi atau menghambat kemampuan perusahaan untuk masuk ke dalam suatu industri atau pasar, sementara hambatan keluar pasar merupakan segala sesuatu yang menghalangi atau menghambat kemampuan perusahaan untuk keluar dari suatu industri atau pasar. Hofstrand menjelaskan 4 bentuk kombinasi antara hambatan masuk pasar dan hambatan keluar pasar yang menghasilkan output (tingkat persaingan, stabilitas pasar, dan profitabilitas) berbeda. Berikut ini adalah 4 skenario tersebut
Tidak ada komentar:
Posting Komentar