Jumat, 15 April 2022

Pembangunan Sektor Pertanian (skripsi tesis dan disertasi)


Pembangunan disektor pertanian merupakan tahapan yang
terdiri dari berbagai langkah untuk meningkatkan kesejahteraan petani,
menciptakan lapangan kerja, menjaga ketahanan pangan, dan
mendorong pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Sektor pertanian
memiliki peran dalam pembangunan ekonomi suatu negara karena
sebagian besar masyarakat Indonesia menggantungkan pendapatannya
dari sektor tersebut. Sektor pertanian mampu memberikan kontribusi
terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Menurut Todaro dan Smith
(2006) memberikan penilaian terhadap sektor pertanian dari tahun ke
tahun semakin pasif dan bertidak sebagai sektor pelengkap. Sektor
pertanian yang kinerjanya semakin menurun terjadi karena sektor
tersebut diabaikan dan tidak menjadi prioritas pembangunan dalam
suatu negara (Rickman, 2007).
Todaro dan Smith (2006) menjelaskan bahwa kebijakan
pembangunan yang dilakukan disektor pertanian pedesaan harus
diawali dengan cara memperbaiki sumber pokok kemajuan pertanian di
desa. Sumber pokok kemajuan pertanian merupakan adanya teknologi
dan inovasi, dimana terdapat kebijakan pemerintah dalam menunjang
kemajuan pertanian. Dengan demikian, apabila sumber pokok
kemajuan pertanian sudah terbentuk akan dapat berguna untuk 
memperbaiki taraf hidup petani, dengan cara peningkatan pendapatan,
produktivitas, dan hasil produksi yang meningkat.
Dilihat dengan indikator kesejahteraan petani yang mulai
menurun. Pembangunan disektor pertanian memiliki hubungan dengan
teori Pertumbuhan The Law Of Diminishing Return yang dikemukakan
oleh David Ricardo. Hukum tersebut menjelaskan bahwa terdapat
hukum dimana hasil akan menjadi semakin berkurang. Sektor pertanian
mengalami fluktuasi produksi karena penggunaan faktor produksi yang
digunakan. Hukum yang dikemukakan oleh David Ricardo
menjelaskan bahwa apabila terdapat input variabel yang ditambahkan
sedangkan penggunaan dari input variabel lain tetap maka akan terjadi
tambahan output yang dihasilkan dari setiap tambahan dari satu unit
input yang ditambahkan tersebut awalnya mengalami kenaikan
kemudian akan terjadi penurunan apabila input variabel ditambah
secara terus-menerus. Input variabel yang tetap berupa tanah, karena
tanah memiliki sifat yang tetap meskipun menggunakan banyak
variabel. Sedangkan input variabel yang dapat ditambah berupa tenaga
kerja dan modal, apabila ditambahkan secara terus-menerus akan
mendapatkan hasil yang semakin menurun (Lincolin Arsyad, 2004).

Tidak ada komentar: